Masih Pantaskah Mengaku Sebagai Blogger

Paling tidak mengaku sebagai blogger pernah memiliki kesempatan menuangkan kata-kata yang mungkin saja dari sebagian kata merupakan curahan isi hati. Paling tidak pernah memiliki karya yang tidak terlalu baik dengan kata-kata indah yang puitis dan romantis. Paling tidak pernah membuat sebuah gambar yang merupakan sejarah karya terbesar yang penah dimiliki.

Fast Track Guide Internet Marketing

Sejatinya menurut saya Fast track guide internet marketing yang mudah adalah mempergunakan logika, insting, dan keyakinan. Tetap pada prinsipnya, apapun yang kita jual selama memberikan manfaat akan tetap laku dan bertahan dalam jangka waktu yang lama

Cara Mudah Cek Backlink

Update algoritma menyatakan artikel terbaru dengan kata kunci serupa akan mendapat kesempatan masuk halaman pertama hasil pencarian (SERP)

Best Free SEO Tools For Blogger and Internet Marketing

Trafik yang lumayan dengan kisaran visitor 10K dan page view 30K. Tentu hal tersebut bukan semata karena keberhasilan trik SEO yang diterapkan, bisa jadi karena sebuah hal tersembunyi yang merupakan rahasia yang sulit dipecahkan dan tidak dapat ditemukan secara teoritis mempergunakan mesin pencari seperti apapun.

Memahami Duplicate Content dan How to Solve It?

Sebenarnya apa yang dikatakan dengan Duplicate Content? Ada berbagai descripsi yang menjelaskan tentang definisi duplikat konten. Ada yang menafsirkan adalah kesamaan konten atau konten serupa dalam hasil pencarian mesin pencari yang memberikan definisi sama dari web yang berbeda.

Inspirasi Tak Inspiratif

Inspirasi Tak InspiratifBanyak cara untuk mendapatkan inspirasi dalam setiap kegiatan yang akan kita lakukan. Jalan-jalan menikmati pemandangan setiap tempat yang kita lewati, membaca, mendengarkan atau apa saja dapat kita lakukan untuk menghadirkan inspirasi terhadap suatu rencana yang akan kita kerjakan. Benarkah hal tersebut dapat memberikan inspirasi menunjang keberhasilan rencana kegiatan yang akan kita lakukan?

Banyak tulisan-tulisan dalam berbagai media termasuk media online dan blogging yang memberikan inspirasi bagi para pembacanya. Tulisan-tulisan yang memberikan ide-ide cemerlang yang memberikan dukungan moral maupun dapat dijadikan sebagai salah satu acuan dalam melakukan tindakan dalam kegiatan yang kita rencanakan. Berarti tulisan tersebut merupakan tulisan yang inspiratif.

Apa jadinya jika inspirasi tersebut tidak inspiratif? Mungkin para pembaca pada blog ini menemukan banyak hal disini. Inspirasi yang tidak inspiratif. Bagaimana sebuah tulisan dapat memberikan inspirasi bagi orang lain, sementara penulis dalam kebingungan untuk mendapatkan inspirasi pada tulisan-tulisan yang dihasilkan. Saya mengatakan tulisan inspirasi tak inspiratif.

Inspirasi menulis keluar begitu saja dengan rangkaian kata apa adanya tanpa ada torehan kata-kata puitis yang syarat makna dan tak dapat diartikan secara lebih jauh. Pantas jika dikatakan tak inspiratif. Namun semua penilaian berasal dari para pembaca blog itupun jika ada yang datang secara langsung ataupun tidak langsung dengan ketersesetan kata kunci yang kebetulan tersangkut pada blog tak berinspirasi ini.

Dibutuhkan kemampuan khusus untuk dapat menginspirasi para pembaca dengan menghadirkan tulisan-tulisan yang bermakna, baik dari pengalaman pribadi, pengamatan lingkungan, eksplorasi hasil membaca atau dari sumber manapun. Namun tanpa susunan kata yang baik tujuan untuk memberikan inspirasi sangat sulit untuk tercapai. Itulah sebabnya para inspirator kalau tidak piawai dalam berkomunikasi akan sulit mencapai tujuan dari kegiatannya.

Apakah Citro Mduro seorang inspirator? Bagaimana menjadi seorang inspirator yang dapat meninspirasi orang lain. Memberikan inspirasi terhadap diri sendiri baik dalam tulisan yang akan dituangkan terlebih lagi kegiatan yang akan dilakukan sering terkendala. No action diam terkulai ditempat peraduan tanpa ada pengaduan atas kesulitan yang dialami. Dapat diartikan apakah kegiatan tersebut.

Inspiratif ataupun tak menginspirasi yang jelas pokoknya nulis. Tak tahu apa isinya, tak ngerti apa maksudnya ketemu keyboard dan dapat koneksi langsung nulis. Apakah akan memberikan inspirasi bagi pembaca? Tergantung dari sudut mana pembaca memberikan penilaian, jika dinilai dari sudut yang terang mungkin akan ada penilaian positif, tapi jika dinilai dari sudut gelap yang tidak ada cahaya, maka tidak akan ada sesuatu yang nampak, namun sangat mungkin kegelapan itu merupakan inspirasi bagi anda. Selamat berinspirasi dan berkreasi tiada batas sesuai yang anda inginkan.

Cukup Lama Tak Update Blog

Cukup Lama Tak Update BlogEntah sudah berapa lama blog ini seakan tidak terurus dan terbengkalai meskipun sebenarnya cukup lama sudah tidak mengurus blog ini dan membiarkannya terbengkalai tanpa adanya pembaharuan postingan walaupun sekedar cerita kosong seperti biaasa yang menjadi topik utama dalam blog pribadi yang tidak terlalu pribadi ini.

Malam ini memang tak terdengar suara kicauan burung seperti yang diceritakan pada tulisan sebelumnya, suara jengkerikpun seakan larut dalam kesunyian malam yang tak terlalu sepi. Hanya sayup terdengar detakan jamm dinding yang seakan lunglai untuk menggerakkan jarumnya.

Tengah malam sudah jika kulirik jarum yang menunjuk angka tegak keatas sekalipun diri ini tidak terlalu larut dalam keheningan malam ini.

Mencoba merenungkan apa yang telah dilakukan dari detik, menit, jam, hari sebelumnya. Hanya mampu menggelengkan kepala tak mampun menundukkan kepala memahami apa yang telah dilakukan dan apa yang harus dilakukan demi memperbaiki kesalahan yang telah terlanjur diperbuat.

Sekilas terlintas diri ini sebagai insan yang baik meskipun sebenarnya kebaikan itu sangat jauh dari kenyataan. Memandang kesalahan dari orang lain tanpa ada keberanian untuk mengakui kekurangan dan kealpaan yang ada pada diri sendiri. Merasa sudah melakukan yang terbaik meskipun sejatinya apa yang telah diperbuat sangat jauh dari ajaran yang semestinya.

Memohon ampunan tanpa terlalu berharap akan adanya pengampunan karena kesombongan yang masih sangat tebal membungkus diri terlebih jiwa yang sebenarnya hampa bagaikan ruang besar yang kosong tanpa terisi sesuatu pada salah satu sudut ruang jiwa. Hanya mampu menampakkan kesempurnaan yang khayal sekedar untuk mendapatkan pujian berani mengakui kehampaan yang sebenarnya.

Adanya rasa syukur yang terucap apakah sudah benar-benar sebagai ungkapan rasa syukur, atau sekedar hanya bisa mengingatkan orang lain, sementara diri ini tidak mampu menghentakkan dalam keterlelapan dan buaian mimpi, ataukah hanya sekedar ingin dikatakan orang beriman dan taat menjalankan ibadah serta banyak melakukan sunnah yang sebetulnya sangat mungkin hanyalah amalan syaithoniyah.

Entahlah, kemana harus mencari jati diri tanpa adanya petunjuk, bimbingan, dan pertolongan-Nya. Masihkah kesombongan ini akan terus berlaku tanpa menyadarkan diri akan arti hakekat yang seharusnya dipahami secara perlahan????

Inspirasi dan Kreasi Tak Terbatas

Inspirasi dan Kreasi Tak TerbatasDunia blogging bagaikan sudah menjadi bagian diri yang tidak dapat dipisahkan, namun itupun pas lagi kesemsem. Ada berbagai alasan yang menjadikan seorang blogger abal-abal seperti saya kesemsem dengan dunia blogging. Diantara berbagai alasan tersebut diantaranya adalah internet income yang memberikan spirit luar biasa terhadap kegiatan blogging, sehingga bias dibilang hamper setiap hari computer selalu diplototin untuk belajar teknik mendapatkan penghasilan dari internet.

Tidak cukup untuk mendapatkan penghasilan, pantengin terus internet untuk mendapatkan informasi bagaimana agar income yang diperoleh mengalami peningkatan, sehingga target gajian rutin dapat dicapai. Target awal gajian bulanan ternyata juga belum meberikan rasa cukup, namun masih ada rasa penasaran untuk terus meningkatkan penghasilan tersebut meskipun sebetulnya sudah lebih dari cukup dengan gajian rutin bulanan untuk memenuhi kebutuhan online harian seperti biaya internet ataupun camilan sebagai teman online.

Titik jenuh bagaikan minyak goreng yang disimpang di dalam almari es seperti menghampiri. Terlebih lagi jika target sudah tidak lagi tercapai. Bukan sekedar mengalami penurunan penghasilan dari internet, namun mengalami terjun bebas dan tidak dapat terselamatkan bagaikan mengalami kecelakaan fatal sehingga menyebabkan hilangnya kesadaran dalam kurun waktu yang cukup lama.

Mungkin hal ini yang menjadi salah satu penyebab Citro Mduro betul-betul lama tidak terurus tanpa update, tanpa membawanya jalan-jalan untuk sekedar meletakkan komentar spam diberbagai blog teman-teman seperti biasanya.

Mengaku sebagai seorang blogger sepertinya harus melakukan hijrah dari target mendapatkan penghasilan menuju target yang lain. Jika mengingat masa-masa awal mengenal dunia blogging selalu merasa senang dengan kegiatan blogging, berkeliling dunia maya untuk meletakkan komentar dengan harapan mendapatkan kunjungan balasan, semangat menulis yang cukup tinggi sekalipun yang diceritakan hanyalah tulisan tak syarat dengan makna. Namun hal tersebut menjadi wakil dari inspirasi yang sebenarnya.

Seakan tidak ada batas untuk berkreasi dalam tulisan berisi cerita-cerita yang lebih sering tidak dapat memberikan makna bagi pembacanya, namun memiliki arti yang besar bagi penulisnya walaupun hanyalah penilaian bohong dari pembaca yang tidak benar-benar membaca tulisan tersebut dengan mengatakan tulisan yang inspiratif melalui kotak komentar yang terbuka lebar.

Namun itulah kreatifitas dan inspirasi seorang blogger yang tidak memiliki kreatifitas menulis serta inspirasi buntu yang tertuang dalam sebuah tulisan. Tak jarang tak ada kata yang dapat dituangkan menjadi sebuah kalimat. Ingin rasanya kembali menuliskan inspirasi-inspirasi mati sekalipun tanpa ada dukungan kreatifitas menulis yang seharusnya dimiliki seorang blogger. Tapi apalah daya Citro Mduro hanya bisa mengaku sebagai seorang blogger yang timbul tenggelam tanpa alasan yang jelas dan tak dapat dijelaskan.

Kicauan Burung di Pagi Hari

Kicauan Burung di Pagi HariKemampuan menulis adalah kemampuan menuangkan kata-kata dalam bentuk kalimat-kalimat yang tidak harus indah. Apakah itu kata-kata yang merupakan kejadian nyata maupun hanya sebuah imajinasi belaka dan fiktif tanpa harus terlihat oleh indera manusia secara nyata.

Pada dasarnya setiap manusia adalah penulis, karena kita diberikan karunia untuk berkata-kata dan memahami sebuah bahasa. Setiap manusia memiliki imajinasi yang tentu saja tingkat imajinasi masing-masing individu memiliki tingkat yang berbeda. Ada yang memiliki kemampuan imajinasi tinggi, ada yang ala kadarnya, namun secara pasti yang mungkin tidak dapat dipastikan setiap manusia memiliki kemampuan imajinasi atau bahkan berhalusinasi.

Kemampuan berbahasa, berimajinasi adalah kemampuan alami yang sudah dimiliki setiap manusia. Seperti apapun manusia itu sudah pasti sekalipun tidak dapat memastikan akan kemampuan bahasa dan imajinasi yang dimiliki.

Dari kemampuan alami yang dimiliki sebenarnya manusia adalah penulis yang dapat menuliskan cerita, baik cerita nyata ataupun sekedar cerita hampa belaka. Tulisan penuh inspirasi maupun sekedar tulisan imajinasi yang sulit berarti dan diartikan tanpa adanya hati nurani. Atau sekedar menuangkan imajinasi yang dapat berupa puisi walaupun hanya dengan kata-kata mati yang keluar dari dalam lubuk sanubari sebagai ungkapan rasa hati.

Ada yang mampu menulis dengan merangkaikan kata-kata indah, menjadikannya sebuah lagu tanpa ada rasa ragu. Walau terkadang kata-kata itu terkesan kaku.

Burungpun dapat berkicau tanpa ragu, pagi siang bahkan dimalam hari. Tanpa ragu bersenandung lagu rindu yang terkadang sangat menyayat kalbu menimbulkan rasa haru sambil terbang diantara langit biru. Ada pula yang berkata-kata penuh dengan saru yang memberikan kesesakan dalam paru. Atau sekedar menjerit karena selalu diburu.

Cukup lama tak mengungkat kalimat sumbang, seakan tertutup pintu gerbang. Tak lagi mampu merangkai kata-kata yang indah bermakna sedari dulu, terlebih lagi setelah lama tak melatih diri. Hanyalah ini yang mampu untuk memecahkan hati yang cukup lama bisu tak mampu untuk segera berlalu. Semoga hanya mampu tersenyum membaca tulisan yang gagu untuk menampakkan diriku yang lama lenyap ditelan rindu. Adakah yang merindukanku????

Mathasan Kamalengan Egubang Dhari Budih

Idul Fitrih 1435 H
Teringat masa kecil lalu dengan salah satu istilah dalam bahasa Madura “Mathasan Kamalengan Egubang Dhari Budih”. Kurang lebihnya begitulah ungkapan tersebut yang kerap didengar dan diucapkan menjelang hari raya idul fitrih.

Sepertinya sudah merupakan hal yang lazim, hari raya identik dengan baju baru, sepatu baru, celana baru, dan semua serba baru. Tapi dulu sewaktu kecil asal sudah ada baju baru sudah luar biasa. Yang penting hari raya ada baju baru sebagai ganti “Asalenan”.

“Tellasan Tak Aselesan Kalambi Se Bilen Elih Belih”. Hari raya tak ada baju baru, baju yang lama di pakai kembali. Masa kecil dulu Alhamdulillah meskipun hanya sekedar selembar baju baru masih tiap tahun mendapatkan jatah dari orang tua. Istilah tersebut tidak berlaku untuk saya, walau ada juga teman sebaya waktu yang “Tellasan KamalenganHari Raya Tak ada baju baru.

Masa kecil dulu menunggu datangnya hari raya seakan lama sangat. Seminggu seakan sangat lamban untuk dilalui menunggu datangnya hari raya, pakai baju baru, berangkat kemasjid untuk ikutan sholat ied dengan baju yang serba baru dan serba kebahagiaan di hari raya karena penuh kue dan makanan yang enak.

Waktupun terus berputar, kebiasaan itu sepertinya harus pula ditinggalkan meskipun secara tidak langsung menjadi warisan bagi anak-anak. Beberapa waktu lalu sisulung sudah menghitung hari datangnya hari raya. Menghitung hari tersebut sudah dapat ditangkap bahwa baju baru akan segera dibelikan.

He.. he… namanya juga anak-anak, tak jauh beda dengan masa saya anak-anak dahulu. Namun lebaran kali ini bukan menjadi masalah sekalipun Mathasan Kamalengan, dan Alhamdulillah pertanyaan anak-anak sudah terjawab untuk merayakan hari raya dengan baju baru mereka sekalipun puasa yang dilakukan hanya sampai bedug dhuhur, bahkan makan sahur bareng, tapi paginya udah minta sarapan pagi.

Subhanallah, karuna Allah tidak pernah di duga dan sungguh luar biasa. Uang sebesar 200 ribu sangat berarti demi membelikan baju baru anak-anak yang tidak seberapa, sekalipun harus mengalah dengan baju tahun lalu yang dipakai kembali. Semoga tetap mendapatkan khidmat idul fitrih sekalipun tanpa baju baru. Semoga Allah memberikan suasana hati yang lebih baru dan lebih cerah dari warna baju baru. Aamiin….

Tulisan Tengah Malam

Alhamdulillah segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam yang telah memberikan nikmat luar biasa sekalipun diri ini masih terlalu sering mengingkari nikmat tersebut dengan kurangnya mensyukuri apa yang telah Allah berikan sebagai karunia dan kenikmatan dalam menjalani kehidupan ini.

Entah apa yang menjadikan jari jemari ini ingin kembali menari dan merangkaikan kata demi kata walau sangat mungkin hanyalah kata tak bermakna bagi orang lain, namun ini adalah suatu makna luar biasa yang diberikan Allah pada kesempatan kali ini. Nikmat iman untuk tetap bisa mengingat nama-Nya sekalipun tidak sebanding dengan nikmat yang telah diberikan-Nya.

Tak cukup dengan menyebut nama-Nya yang agung, tak cukup hanya dengan bersyukur berucap kata Alhamdulillah sebagai ungkapan rasa syukur terhadap segala nikmat yang telah saya rasakan. Seandainya waktu 24 jam yang telah diberikan dipergunakan untuk beribadah, rasanya belum cukup untuk dijadikan ungkapan syukur atas segala nikmat.

Namun, diri ini sebagai hamba yang bodoh dan lemah, hanya hal itulah kemampuan yang dapat dilakukan untuk mensyukuri segala nikmat yang telah diberikan, terlebih nikmat iman dan islam sehingga masih ada kesempatan untuk mengingat-Nya meskipun hanya dalam sepenggal kata ucap Alhamdulillah.

Hanya ingin menulis dan menjadikan tulisan ini bahwa selama ini diri ini terlalu banyak melupakan sang Khalik, terlalu jauh dari nama-nama Agungnya untuk sekedar menggerakkan bibir menyebut nama-Nya, apa lagi sujud berucap terima kasih dan berharap ridho-Nya.

Subhanallah, maha suci Allah yang masih memberikan karunia pada hamba-Nya yang teramat hina dan nista. Sungguh tiada arti diri ini tanpa kuasa dan pertolongan-Nya. Apa yang dapat disombongkan diri ini sekalipun memiliki badan yang kuat, harta yang melimpah, atau taat dalam beribadah sekalipun tanpa kuasa-Nya.

Diri ini terlalu sering menilai orang lain tentang hal negative yang dimiliki, sementara diri ini belum tentu lebih baik dari orang tersebut menurut penilaian-Nya. Tak jarang diri ini merasa telah banyak beribadah, banyak berbuat baik sehingga sangat mudah menilai rendah orang lain. Tak sadar bahwa diri ini melakukan ibadah sekalipun atas nikmat dan karunia-Nya. Jika sang kuasa berkehendak. Tak ayal diri ini akan semakin jauh dan terus menjauh dari-Nya.

Subhanallah, Alhamdulillah atas segala nikmat sehingga diri ini masih diberikan kesempatan untuk menggerakkan bibir ini untuk mengucapkan nama yang mengagungkan kebesarannya. Tanpa nikmat dan karunia-Mu, sangatlah mungkin bibir ini membeku laksana es, sangatlah mungkin hati ini akan keras sekeras batu yang hitam legam.

Aku Hanya Bisa Mengaku Cinta Indonesia

Sebagai bagian dari bangsa Indonesia sekalipun berada pada strata terendah yaitu sebagai rakyat Indonesia seharusnya memiliki rasa cinta terhadap negeri tercinta sebagai tempat dimana kita dilahirkan, tumbuh besar dan mengerti banyak hal tentang hidup dan kehidupan selama ini.

Tiga puluh tahun lebih menghirup udara segara dibumi pertiwi, tumbuh besar dan memiliki pola berpikir yang lebih luas tentang cinta tanah air, cinta bangsa, cinta Republik Indonesia. Namun apa sebetulnya yang telah kita persembahkan sebagai rasa cinta kita terhadap negeri tercinta ini. Apakah sudah pantas dikatakan cinta terhadap negeri ini dengan apa yang telah dilakukan selama ini, selama mengerti dan memiliki pandangan tentang arti cinta tanah air dan bangsa. Walau tidak dapat dipungkiri bahwa Aku dan Indonesia adalah sebuah kesatuan yang Alhamdulillah sampai saat ini merupakan suatu bagian yang tidak terpisahkan.

Telah banyak yang telah aku dapat dari negeri ini, sekalipun tak sebanding dengan apa yang telah aku dermakan untuk Indonesia.

Secara akal, diri ini hanyalah bagaikan benalu yang selalu menempel dan menghisap sari pati yang akan menumbuh besarkan Indonesia. Dan itulah kemampuan yang aku miliki sebagai ungkapan rasa cintaku terhadap negeri ini. Tetap berusaha menjunjung langit dimana bumi dipijak meskipun bukan sebagai tiang yang kokoh untuk menupang langit Indonesia dengan kemampuan dan kekuatan yang terbatas.

Apa yang dapat aku banggakan sebagai bagian dari negeri tercinta ini. Apa yang menjadi kebanggaan Aku dan Indoensia.

Sedikit cerita singkat tentang pengalaman hidup sebagai bukti bahwa aku adalah Indonesia.

36 tahun silam aku dilahirkan, tumbuh besar dan mengeyam pendidikan yang tidak seberapa dari system pendidikan negeri ini. Sesuatu yang harus disyukuri dengan sistem pendidikan negeri ini, meskipun tidak menjadikan aku sebagai orang yang pintar, namun telah memberikan pengetahuan sehingga aku bisa berpikir lebih jauh tentang menapak kehidupan menuju masa depan.

Keputusasaan yang pernah ada telah mengantarkan diri ini pada salah satu jalan dari pertolongan-Nya, tahun 2003 meskipun pada sesuatu yang tidak terlalu berharga, namun pernah mengusung sang merah putih dan menempelkannya di dada sekalipun hanya bendera kecil yang dilekatkan di dada bersama dengan lambang garuda. Sesuatu yang membanggakan diri sekalipun tidak memberikan sesuatu yang membanggakan bagi negeri ini. Apakah pantas dikatakan aku cinta indonesia sementara aku hanya bisa membanggakan garuda dan merah putih tanpa membeirkan sesuatu yang berarti.

Saat ini aku hanya menjadi orang yang mau berbagi, walau secara jujur pendidikan yang dimiliki tidak sepadan untuk mengutarakan rasa cinta terhadap negeri ini. Lebih sering mengeluh dengan sistem yang ada, seakan diri ini menjadi bagian yang sangat tidak berarti dan dikesampingkan oleh sistem negeri ini. Menjadi salah satu bagian dari pendidikan negeri ini yang tujuan awal adalah mendapatkan penghasilan dari tindakan tersebut. Sering mengeluh apabila ada usulan yang tidak sesuai dengan harapan. Secara jelas saja diri ini merasa tersisih jika yang lain mendapatkan tunjangan lebih, sementara diri ini merasa pengabdian untuk negeri tidak mendapatkan penghargaan (upah yang setimpal). Apakah masih pantas menganggap diri ini cinta Indonesia??

Sedikit menyadari dalam kesendirian bahwa yang dilakukan untuk negeri ini bukan semata untuk kepentingan negeri, masih lebih terarah pada kepentingan pribadi. Apa yang telah dilakukan diri ini secara tulus sebagai ungkapan rasa cinta terhadap negeri ini. Aku dan Indonesia hanyalah bagian yang sampai saat ini sebagai bagian yang tak terlepaskan walau lebih banyak menjadi benalu bagi negeri ini untuk kepentingan diri. Lebih mementingkan diri demi mementingkan kemajuan negeri mendatang, sekalipun hal tersebut sering aku tutupi dengan ungkapan yang seolah-olah dapat diterima dengan akal yang sehat dan rasional.

Ungkapan yang sebenarnya tidak rasional tersebut coba saya tuliskan pada postingan singkat ini dan mencoba berpartisipasi dalam Kontes Unggulan Aku Dan Indonesia

Kemana Ku Labuhkan Pilihan Presidenku

Hari pemilihan semakin dekat, kampanyepun sudah mulai dilakukan dengan berbagai metode untuk menyampaikan visi dan misi dari dua pasangan calon yang siap memperebutkan kursi kepresidenan lima tahun mendatang. Tentu saja masing-masing pasangan capres memiliki visi dan misi yang positif untuk memajukan negeri ini dan menciptakan masyarakat yang madani, makmur, sejahtera, serta aman tentunya sebagai tujuan utama dari perebutan kekuasaan tersebut.

Sepertinya tak cukup dengan menyampaikan visi dan misi kepresidenan untuk lima tahun mendatang, trik dan teknik saling menjatuhkan antar pasangan kandidatpun sepertinya mulai dilakukan dengan berbagai cara terlebih kampanye melalui berbagai social media. Secara langsung ataupun tidak antara pasangan calon sepertinya saling mengumbarkan titik lemah masing-masing lawan politik mereka. Entah yang dikabarkan merupakan kabar positif dan dapat dibuktikan kebenarannya, atau sekedar kabar burung dan sekedar opini dari pola berpikir masing-masing personal yang memiliki kecondongan untuk mendukung salah satu pasangan calon.

Sementara diantara kampanye dengan menyampaikan visi dan misi, saya menilai merupakan visi dan misi yang luar biasa dari kedua pasangan calon untuk mewujudkan pembangunan negeri ini lima tahun mendatang tentu selama masa kepemimpinan. Kampanye yang saling menjatuhkanpun belum memberikan sebuah kebulatan tekad untuk menentukan pilihan pada salah satu pasangan calon yang akan menjadi pemimpin negeri ini.

Kemana Ku Labuhkan Pilihan Presidenku, masih belum ada keteguhan untuk menentukan pilihan sekalipun nantinya yang menjadi pilihan yang kalah dan tidak akan menjadi presiden RI, namun aku harus menentukan pilihan. Secara syar’I harus memiliki sebuah pilihan dengan berbagai pertimbangan. Namun secara akal belum mampu untuk melakukan pertimbangan tersebut. Mengajukan pertanyaan kepada orang terdekat, siapa yang harus aku pilih dalam pilpres mendatang, pasangan Jokowi-JK atau Prabawo-Hatta Rajasa? Jawaban yang diperoleh masih tetap tergantung kemana kecondongan orang yang ditanya terhadap salah satu pasangan calon dengan berbagai alasan yang kuat tentu saja. Jika bertanya pada pendukung Jokowi-JK, tentu saja pasangan tersebut adalah pilihan presiden terbaik, begitu pula sebaliknya jika bertanya pada orang yang kebetulan mendukung pasangan Prabowo-Hatta Rajasa.

Bahkan ada sebuah status melalui social media dengan ajakan untuk mempergunakan suara pada pemilihan presiden mendatang. Jangan sampai pilih dengan nomor urut pasangan calon.
  1.  Prabowo – Hatta Raja Sah
  2. Jokowi – Jusuf Kallah
Namun semua masih saya anggap sebagai salah satu trik untuk memenangkan pasangan calon yang didukung dengan menarik simpati.

Kemana Ku Labuhkan Pilihan Presidenku, apakah harus golput atau apa yang harus kulakukan pada pemilihan presiden mendatang. Ada saran????

Perbincangan Ringan Tentang Rejeki

Sebut saja namanya Ali, seorang karyawan di salah satu lembaga pendidikan. Ali adalah salah satu karyawan yang kreatif dan disiplin selalu menampakkan wajah riang dengan senyuman setiap berpapasan dengan karyawan lain maupun siswa/siswi di lembaga pendidikan tersebut.

Bukan hanya ramah dan memiliki kedisiplinan, Ali juga dikenal sebagai salah satu karyawan yang memiliki paras wajah ganteng dibandingkan dengan teman-teman lainnya.

Pagi itu, beberapa karyawan yang sedang tidak memiliki aktifitas rutin duduk bersantai disalah satu ruangan lembaga tersebut sambil menikmati kopi hangat yang diseduh dengan air dispenser yang terletak disudut ruangan. Meskipun hanya salumi, kepuasan menikmati kopi hangat sangat terasa pagi itu. Ali, Ahmad, Lukman, dan Azis sambil menikmati kopi saset hangat yang diseduh dengan air dispenser diisi dengan perbincangan ringan seputar aktifitas harian dan banyak hal lain, terkadang secara tak sengaja bersamaan meraih gelas berisi kopi yang sudah mulai dingin dan tinggal separuh gelas.

Sementara, karyawan yang lain sibuk dengan urusan mereka masing-masing. Ada yang sedang mengurus administrasi, ada yang sedang berada dikelas dan berbagai aktifitas lain mereka kerjakan. Sementara mereka berempat tetap santai dalam perbincangan ringan sambil menunggu giliran untuk melakukan aktifitas rutin. Azis sambil menimpali obrolan sedidkit sibut dengan buku oretan yang sepertinya sudah cukup berumur yang dikeluarkan dari dalam tasnnya.

Ternyata dibalik keriangan dan keceriaan pagi hari itu, sejuta masalah tersimpan dibalik raut mereka yang penuh canda. Apalagi jika bukan masalah ekonomi yang kerap menerpa tenaga honorer. Dengan gaji pas-pasan mereka harus memenuhi kebutuhan keluarga, namun keriangan yang mengisi hari-hari mereka berkumpul seakan masalah itu tidak pernah ada, dan mereka terus tetap bertahan hidup tanpa adanya keluhan kekurangan dana hidup dari gaji mereka yang sangat minim.

Apakah keadaan itu memang disembunyikan, ataukah mereka memang sudah tidak memperdulikan tentang kenyataan tersebut. Terlihat jelas wajah harap demi perbaikan nasib mereka melalui kebijakan pemerintah, walau tak dapat dipastikan kebijakan pemerintah akan memperbaiki nasib hidup mereka.

Ah, sudahlah. Bagaikan “Malappaen Manok Ngabeng” membicarakan hal tersebut, sahut Ahmad pada salah satu kutipan percakapan yang mereka lakukan.

Bagaimana sih kak cara mendapatkan rejeki yang mudah dan banyak, pecah Ahmad membuka sebuah pertanyaan menjadikan obrolan ringan itu terus berlanjut.

Pesugihan, maling, atau korupsi aja kalau ada kesempatan, dijamin cepat kaya. Timpal Azis ketus dengan tetap mengerjakan sesuatu pada buku oretannya.

Ketawa pun pecah diantaranya. Bagaimana kita korupsi, dan apa yang akan kita korupsi. Paling-paling hanya akan menimbulkan masalah, bikin kaya itu mustahil, sahut Lukman nyantai.

Ada cara lain yang lebih mudah selain cara-cara tersbut dan lebih aman, tanpa harus berurusan dengan pihak lain dan tidak dianggap sebuah dosa dihadapan Tuhan. Tanya Ahmad lagi.

Azis menyudahi kegiatan orat-oretnya, sambil menghisap rokok yang selalu melekat dijarinya diangkat bicara. Kunci orang sukses dengan penghasilan luar bisa itu sebetulnya sangat mudah. Cukup dengan satu amalan yang Insya Allah akan mendapatkan pahala besar dan rejeki yang melimpah. Cukup dengan membiasakan berucap ALHAMDULILLAH pada setiap kejadian yang terjadi. Sesuatu yang membahagiakan kita mengucapkan Alhamdulillah, ditimpa suatu musibah kita juga bisa mengucapkan kata tersebut dengan tulus.

Gampang terucap namun sulit untuk diucapkan, kata Ali. Dengan selalu bersyukur terhadap yang kita peroleh apakah itu banyak atau sedikit, bahkan jika yang kita dapatkan sama sekali seakan tidak ada namun kita dapat mensyukurinya maka kita akan menjadi orang sukses dan kaya raya.

Jarum jam sudah menunjukkan waktu 09.15, terdengar bel sekolah berdentang dan obrolan itupun berakhir tanpa ada sebuah kesimpulan yang dihasilkan, bahkan setetes kopipun tidak tersisa pada gelas yang dipergunakan dan menyisakan ampas kopi serta beberapa puntung rokok diasbak atas meja.

Pemilihan Umum Untuk Kepentingan Umum atau Kepentingan Golongan?

Pemilihan Umum Untuk Kepentingan Umum atau Kepentingan Golongan?Kepentingan umum diatas kepentingan pribadi atau golongan adalah salah satu cerminan nilai yang terdapat pada undang-undang dasar 1945 dan menjadi acuan sebagai landasan Negara Republik Indonesia. Mementingkan kepentingan pribadi ataupun golongan sebagai salah satu bentuk pengkhianatan terhadap undang-undang 1945, dan siapapun yang telah melanggar dianggap sebagai pengkhianat bangsa yang telah berkhianat terhadap undang-undang dasar 1945 sebagai acuan hidup berbangsa dan bernegara Republik Indonesia. Itulah sedikit yang saya ingat tentang pelajaran yang pernah diperoleh masa sekolah tempo dulu.

Jangan sampai melakukan hal yang melanggar undang-undang karena merupakan pelanggaran dan dapat dianggap sebagai pengkhianatan terhadap Negara yang kita cintai. Namun, apakah hal tersebut masih berlaku untuk saat ini?

Pemilihan calon legeslatif beberapa waktu lalu. Dari beberapa calon yang saya ketahui berusaha untuk menang dengan menggunakan berbagai cara untuk memenangkan pemilihan umum dan memenangkan suara terbanyak serta tercapai tujuan menjadi anggota legeslatif dengan tujuan mulia untuk kepentingan dan kemaslahatan masyarakat. Benarkah hal tersebut untuk kepentingan masyarakat dengan satu cita-cita mulia melalui jalur legeslatif untuk menciptakan pembangunan yang lebih merata dan baik dirasakan semua lapisan masyarakat.

Yang kaya makin kaya, yang miskin makin miskin. Sebait lagu dari sang legendaris dan terkenal dengan julukan raja dangdut. Uang politik dan politik uangpun terjadi demi tercapainya sebuah tujuan. Bukan sesuatu hal yang ironis kejadian tersebut. Bahkan tak jarang agama menjadi kendaraan politik untuk mendapatkan kemenangan dan tercapainya kursi legeslatif yang menjadi idaman.

Segala bentuk upaya dan usaha yang dilakukan bahkan dengan mengeluarkan modal yang tidak sedikit untuk kepentingan umum dan masyarakat? Seakan tidak mau dirugikan dan tidak ada tujuan terselubung dari kegiatan tersebut. Benarkah hal tersebut?

Semua upaya dan usaha yang mungkin saja dapat dikatakan sebagai sesuatu yang tidak dibenarkan secara aturan main dalam perhelatan politik akan menjadi sebuah tindakan pembenaran untuk tercapainya sebuah tujuan dilandasi dengan cita-cita mulia untuk kepentingan umum dan mengesampingkan kepentingan pribadi atau golongan.

Partai politik dan calon legeslatif berjuang dengan modal besar untuk kepentingan umum, tidak ada tujuan memperkaya diri apa lagi sekedar untuk dapat mengatur birokrasi pemerintahan untuk kepentingan pribadi dan golongan melalui jalur legeslatif. Semua untuk kepentingan bangsa dan Negara demi terciptanya kehidupan masyarakat yang madani tanpa harus menginjak nilai kemanusiaan dan keadilan.

Mengesampingkan kepentingan partai terlebih lagi kepentingan dari pribadi-pribadi yang tidak berarti dan tidak mengerti tentang birokrasi. Semua sekedar untuk membodohi mereka yang sebenarnya pintar atau bahkan sama sekali tidak perduli dengan apa yang akan terjadi.

Tujuan utama untuk kemaslahatan bersama, tidak perduli dengan seberapa banyak modal yang dikeluarkan dengan niat jihad melalui harta yang dimiliki dan memanfaatkan kekuatan harta untuk tercapainya sebuah tujuan kursi legeslatif dan memperjuangkan kemaslahatan dan tercapainya masyarakat madani melalui pengaturan birokrasi yang menguntungkan masyarakat sekalipun mereka sendiri babak belur dan hancur lebur.

Apakah bukan sebuah penghkhianatan terhadap landasan hidup Negara Republik Indonesia jika pada kenyataan tidak seperti yang dibicarakan. Apakah jadinya jika dalam birokrasi diisi oleh sebagian besar para pengkhianat undang-undang dan mengaku taat dan patuh terhadap Undang-Undang Dasar 1945.

Mohon maaf sekedar tulisan yang tak menentu dan tidak dapat ditarik sebuah makna dari kalimat yang terurai. Karena inilah kemampuan dan pemahaman yang dimiliki penulis dalam memahami kehidupan terlebih lagi mengerti tentang kehidupan politik dan berbagai aturan birokrasi pemerintahan. Tanpa landasan dan pengetahuan yang memadai, hanya berdasarkan pola berpikir yang terlalu sederhana dan sangat mungkin sangat menyimpang dari kebenaran yang ada.

Sehari Tanpa Gadget dalam Kehidupan

Teknologi selalu melakukan inovasi terbaru menghadirkan gadget yang semakin canggih dengan kelengkapan yang luar biasa. Jika dahulu gadget hanya berfungsi sebagai alat komunikasi dan itupun hanya dapat melakukan panggilan suara dan pesan singkat, saat ini gadget sudah memberikan fasilitas yang luar biasa, bahkan sangat bisa dikatakan bahwa dunia saat ini berada dalam genggaman.

Informasi dari belahan bumi manapun dapat kita ketahui dalam hitungan detik, komunikasi dengan orang dari belahan bumi juga dapat dilakukan dalam waktu yang sangat singkat layaknya berhadapan langsung dengan teknologi video calling yang sudah dimiliki oleh gadget terbaru didukung dengan teknologi telekomunikasi yang selalu melakukan peningkatan kualitas.

Sehari tanpa gadget bagaikan sehari melepaskan dunia. Tertinggal gadget beberapa menit saja mungkin kita akan ketinggalan informasi terkini, kita akan menjadi orang katro yang ketinggalan informasi dan menjadi orang yang planga plongo karena kebingungan dan kurang memahami informasi yang dibicarakan orang-orang disekitar kita.

Melirik jauh kesana… masih ada bahkan mungkin banyak orang yang belum mengenal apa itu gadget, mereka yang belum mengetahui tentang perkembangan dari sisi dunia lainnya. Mereka hanya mengetahui apa yang ada di dekat mereka, tanpa membingungkan informasi dan kehidupan lain yang jauh dari mereka yang tidak akan mudah diketahui tanpa adanya gadget. Bahkan mereka hanya mengerti bagaimana memenuhi kebutuhan hidup mereka sehari-hari tanpa harus memikirkan yang lain, apa lagi harus memikirkan untuk memiliki gadget dan mengetahui informasi yang jauh dari luar sana.

Mereka tidak kebingungan sekalipun hari-hari tanpa gadget, bahkan sangat mungkin mereka masih memberlakukan hokum sehari makan sehari tidak. Hari ini makan, mungkin esok dan lusa harus berpuasa.

Inspiratif menggugah dengan tema sehari tanpa gadget untuk memberikan kesadaran atau mungkin sekedar ingin mengetahui apa yang dirasakan jika terlepas dari gadget pada masa serba teknologi canggih saat ini.

Berbagai opini dan argumentasi, namun jika melirik jauh masih ada bahkan banyak orang yang tidak memperdulikan gadget, bukan sekedar untuk mengetahui informasi luar atau kegiatan lain, bahkan terkadang mereka pergi jauh tanpa harus mengetahui kabar keluarga yang ditinggal karena tidak ada gadget di tangan.

Subhanallah, Allah telah memberikan kemudahan bagi kita untuk menyusuri belahan bumi tanpa harus meluangkan banyak waktu, modal dan tenaga. Namun disisi lain kehidupan kita masih banyak orang-orang yang harus berusaha keras untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka.

Harga Sebuah Kebebasan Berpolitik

Pemilu LuberKehidupan politik, kehidupan yang seakan penuh dengan trik dan intrik. Penuh cara untuk tercapainya sebuah tujuan dan mengantongi status kesuksesan. Berbagai cara serta metode demi pencapaian sebuah tujuan tersebut. Terkadang trik dibarengi dengan intrik.

Trik dan intrik seakan tak dapat terpisahkan, ada cara didalam sebuah metode untuk lebih melancarkan sebuah teknik pencapaian suatu tujuan. Kampanye menyampaikan orasi politik sebagai salah satu trik untuk mendapatkan simpatik dari para pemilih. Hal tersebut merupakan sesuatu yang sering kita jumpai dan kita dengar. Program kerja yang luar biasa dan ditargetkan demi mencapai dukungan dari khalayak.

Intrik dari sebuah kampanye dalam bentuk kampanye dama, memberikan uang saku sebagai bekal untuk menuju tempat pemungutan suara. Bukan money politik, namun bekal yang diberikan para kandidat untuk para calon pemilih. Tak jarang satu pemilih mendapat bekal dari beberapa kandidat. Bahkan yang lebih unik adanya tawar menawar antara tim kandidat dengan calon pemilih. Semacam tawar menawar harga uang saku yang akan diterima.

Apakah hal tersebut merupakan sesuatu yang salah? Jika hal tersebut merupakan sebuah kesalahan, siapa yang patut dan seharusnya disalahkan? Kandidat atau para calon pemilih?

Disebuah daerah bahkan sempat terdengar adanya pengembalian uang saku jika uang saku yang ditawarkan kandidat lain lebih tinggi. Hari itu juga uang saku yang telah diterima dikambalikan melalui tim yang menyampaikan uang saku tersebut. Uang saku yang dikembalikan, bukan money politik yang banyak diisukan. Tak ada money politik karena mereka para calon pemilih tidak ada kontrak politik dengan para kandidat.

Berapa harga yang ditawarkan? Masing-masing daerah memiliki nilai dan harga yang beragam. Di satu daerah berada pada kisaran angka 25-50 ribu untuk kandidat daerah terbawah, namun lebih rendah lagi semakin tinggi tingkat strata daerah yang lebih tinggi dan cakupan lebih luas. Sementara di daerah lain tersebar kabar kisaran diatas 50 sampai dengan angka 150. Hemmmm, inikah harga sebuah kebebasan berpolitik?

Arti Kebebasan Berpolitik

Pemilu LuberPemilu bergaung dan menggema hampir keseluruh pelosok negeri. Pemilu dengan asas demokrasi dan slogan LUBER yang diartikan Langsung Umum Bebas dan Rahasia atau diartikan secra khusus yang berarti meluap?

Pemilih diberikan kebebasan yang menjadi rahasia pribadi untuk menyalurkan inspirasi dalam menentukan pilihan, tanpa adanya intimidasi dari pihak manapun. Benarkah hal tersebut terjadi dan berlaku dinegeri ini?

Nan jauh disana, disebuah negeri dongeng masyarakat diberikan kebebasan untuk memilih tanpa harus ada intimidasi ataupun iming-iming, alih-alih adanya pertukaran sebagai harga sebuah pilihan. Itu hanya berlaku di negeri dongeng. Bagaimana dengan negeri ini?

Hampir semua lapisan masyarakat sudah mengenal demokrasi, kebebasan berpendapat, bersuara dan memilih. Bebas jauh dan seakan tidak ada batas sehingga tidak dapat dibedakan dimana jalur politik, jalur pendidikan, jalur ekonomi, sosial, kultur dan budaya bahkan religius. Berbaur dalam satu kesatuan yang sulit dibedakan.

Menyatu dalam satu kepentingan dan tujuan yang sama, meningkatkan kesejahteraan, kemamuran, dan keadilan dalam masyarakat, dengan meningkatkan tingkat perekonomian dan tetap mempertahankan kultur budaya masing-masing serta menanamkan nilai religius di dalamnya.

Sebuah perpaduan yang komplek dan beragam dengan memasukkan berbagai unsur untuk sebuah tujuan mulia, memajukan bangsa yang akan berakibat positif bagi peningkatan ekonomi dan kesejahteraan secara global. Katanya!!!!!!!

Kultur, sosial, ekonomi, bahkan relegius. Betulkah merupakan sebuah tujuan? Atau sekedar kendaraan yang memiliki banyak roda untuk mengantarkan sebuah paket kesuksesan pada tempat dan tujuan dengan lebih cepat? Entahlah. Dimana letak kebebasan berpendapat, dimana titik kerahasiaan dalam menentukan pilihan. Tanpa intimidasi yang mengancam sekalipun tidak secara nyata. Intimidasi secara moral mungkin akan lebih berkibat fatal dalam mengarungi duni politik yang berisi banyak unsur dan faktor untuk mendapatkan kendaraan dengan banyak roda yang dapat bergerak cepat demi tercapainya tujuan dan terminal terdekat.

Tak Lepas dari Urusan Balapan

Tak Lepas dari Urusan BalapanSore menjelang magrib duduk sendiri di beranda rumah sambil menikmati secangkir kopi yang masih hangat sore hari. Menyantaikan diri sambil menunggu bedug magrib tiba, bukan untuk menunaikan ibadah buka puasa, selagi masih ingat dan diberikan kesempatan ingin menunaikan ibadah sholat magrib saja meskipun masih belum diberikan hidayah untuk melangkahkan kaki menuju masjid untuk sholat berjemaah.

Pada dasarnya memang belum tergolong orang yang taat dan tawadduk dalam beribadah dan masih terlalu sering meninggalkan kewajiban sebagai manusia yang mengaku beragama. Loh kok malah ngelantur ni tulisan menyimpang jauh dari topik yang ingin diceritakan seperti judul yang telah direncanakan.

Saat sendiri sambil menghisap asap dari lintingan dalam negeri teringat pada masa lalu. Masa-masa masih aktif sebagai salah satu pengguna radio amatir sekalipun tanpa legalitas dan ijin on air. Waktu ini masih suka utak atik dan belajar dunia elektronika. Berbaur dengan frekuensi rendah (Short Wave) dengan perangkat elektronik sederhana mencoba belajar tentang utak atik oscilator, stabilator tegangan. Dan dari situlah mulai mengenal komponen elektronika dan belajar mempergunakan solder.

Tak lepas dari urusan balapan. Jika dengan frekuensi di radio amatir, urusan balapan apaan? Waktu itu jika sedang mengudara bersama baik dengan kawan-kawan lokal maupun interlokal dari belahan local daerah bahkan propinsi lain waktu itu. Bahkan sudah pernah menjalin komunikasi dengan kawa-kawan dari tanah Sumatera, walaupun tanpa saling bertatap muka diantara satu dengan lainnya, namun candaan dan guyonan dunia on air waktu itu telah memberikan warna kehidupan. Tak jarang pula saling adu kekuatan pemancar yang dipergunakan. Satu orang breaker (sebutan untuk pengguna radio amatir waktu itu) memonitoring dari beberapa breaker lain yang sedang on air bersama pada satu frekuensi. Dihasilkan suara yang amburadul jika beberapa pemancar bertumpuk dalam satu frekuensi (krodit), namun pemancar yang terkuat akan mencuat dan memonopoli modulasi pada frekuensi tersebut.

Balapan dunia on air tidak membahayakan bagaikan balapan liar di jalanan, namun juga ada keasyikan tersendiri setelah mendengarkan rekaman hasil balapan yang diputar oleh breaker yang menjadi juri. Memang tidak ada hadiah dari balapan tersebut. Hanya kepuasan tersendiri dari hasil recording yang dipancarkan ulang setelah lomba dalam hitungan detik dilakukan.

Beberapa tahun berlalu, dan tak lagi bersentuhan dengan pemancar radio amatir setelah semua perangkat saya lelang. Tak lama kemudian saya mengenal computer dan internet. Berawal dari sekedar membuat email dan chating mempergunakan yahoo messenger sekalipun dengan teman dekat dan sangat dekat dalam satu area yang kebetulan belajar membuat email dan mempergunakan yahoo messenger. Beberapa tahun kemudian kenal dengan blogging dan blogwalking, disusul lagi dengan sedikit pengetahuan tentang SEO yang menurut saya masih penuh dengan rahasia (secret) dan teka-teki.

Dalam dunia blogging dan online ternyata masih juga tak dapat lepas dari urusan balapan. Menurut saya masih saja urusan balapan, meskipun dengan teknik dan cara serta hasil yang berbeda. Dalam dunia blogging dan internet, balapan untuk masuk pada halaman pertama hasil pencarian google, bahkan jika perlu masuk sebagai Top Rangking Google. Seakan hidup ini tak lepas dari balapan, selalu bersaing dan berlomba untuk menjadi yang terbaik meskipun standard an skalanya berbeda-beda.

Betul tidak ya, soal SEO juga bisa dikatakan balapan? Lain ladang lain belalang, lain pula mungkin tanamannya.

Siapakah Sang Patriot Kehidupan Kita?

Jika sekedar untuk menjawab sebuah pertanyaan seperti pada judul posting kali ini sepertinya bukan merupakan sesuatu yang menyulitkan. Akan banyak pilihan untuk menunjuk dan merujuk orang-orang tertentu yang telah menjadi pahlawan atau patriot dalam kehidupan kita.Dengan mudah bibir ini akan berucap kedua orang tua adalah patriot bagi kita.

Jika melirik Gambar, Kitakah Sang Patriot? Mungkin ya mungkin juga tidak, mungkin juga ada yang tak layak dan tak pantas disebut sebagai patriot.

Patriot Bangsa, wuih berat untuk kaliber 4.6 sekelas bangsa, patriot dalam keluarga sudah sangat luar biasa, bahkan menjadi patriot bagi diri sendiri.

Tak seujung rambut jika dibandingkan dengan mereka para pejuang bangsa yang telah mengorbankan harta, tahta dan segalanya demi kemerdekaan dan kedaulatan bagsa, walau dari jerih payah dan pengorban para pahlawan juga lahir para patriot-patriot Bagsat yang memanfaatkan kesempatan untuk mendapatkan harta dan tahta.

Dulu sebelum Indonesia merdeka, berjuang memerdekakan bangsa demi kedaulatan bangsa yang bermartabat. saat ini negeri kita telah bebas dari penjajahan (benarkah?), kita berjuang demi kedaulatan dan martabat diri demi harta dan tahta untuk sebuah kedudukan. Sikut kanan dan kiri, bahkan injak bawah agar bisa naik, tak perduli lagi yang penting tujuan tercapai. Apakah seperti ini yang dikatakan Sang Patriot?

Aku hanya bisa berteriak, hanya teriakan yang lantang, sementara fisikku terlalu lemah untuk mengejawantahkan teriakan-teriakan itu. Sementara mereka yang tidak lagi perduli apa yang mereka makan, tidak perduli dengan keluarga mereka, dengan masa depan anak-anak mereka dianggap sebagai sampah. Tak berarti, tak bermutu, tak berguna, tak bermanfaat. Mereka berjuang untuk dapat bertahan hidup namun hanya dijadikan kamuflase kehidupan.

Ingin jadi sang patriot, berteriaklah sekuat mungkin sekalipun hanya teriakan kosong. Berteriaklah dalam suara, dalam tulisan. Dan tulisan ini adalah bukti ketidak mampuan diri untuk menjadi patriot dalam keluarga. Hanya bisa berteriak tanpa ada bukti yang dapat ditampakkan.

Meskipun hanya sekedar menulis yang tak jelas, biarlah tulisan ini berpartisipasi dalam Syukuran di Bulan Maret : Sang Patriot di Kehidupan Kami

Tak Layak Disebut Profesional

Beberapa hari terakhir menyaksikan siaran disalah satu stasiun televisi yang cukup terkenal di negeri ini. Sebuah tayangan hiburan hiburan tersebut dengan menampilkan sosok dengan bakat yang dimilik. Sebuah acara bertajuk Bukan Talent Biasa (BTB). Sebuah penilaian dari para juri yang disebut sebagai jutawan atas rasa salutnya pada seorang intertain yang mampu memberikan hiburan sekalipun sebenarnya dia sedang dalam kekalutan. Tanpa menampakkan situasi dirinya untuk memberikan hiburan dan menghibur penonton televisi diseluruh nusantara dan para penonton yang hadir di studio televisi tersebut khususnya.

Professional, begitu yang disampaikan sebagai tanggapan untuk kandidat BTB tersebut. Sedikit tanggapan singkat yang saya pahami dan peroleh dari tayangan tersebut tentang professional. Professional adalah kemampuan dan kesungguhan seseorang dalam menekuni pekerjaan tanpa terpengaruh kondisi apapun sekalipun itu harus bertentangan dengan kondisi dalam diri. Tanggung jawab dan kewajiban yang harus dilakukan sekalipun kondisi hati sedang kalut dan sedih namun harus dapat melakukan suatu pekerjaan dengan baik tanpa harus menampakkan kondisi yang terjadi sebenarnya. Kurang lebihnya seperti itu.

Tak Layak disebut Profesional. Apa kaitan judul dengan kalimat pembuka pada tulisan ini?

Sejak hari jumat kemaren, sebagai salah satu staff di sebuah lembaga pendidikan, saya absen dan tidak melakukan aktifitas sebagai seorang staff. Bahkan julukan yang diberikan dengan sebutan guru juga tidak saya lakukan. Dapat dikatakan membolos untuk beberapa hari. Bahkan untuk hari selasa dan rabu besok saya harus memberikan pembekalan materi kepada siswa yang akan melakukan praktek kerja industry. Namun jadwal hari pertama sudah tidak dapat saya lakukan dengan alasan pribadi. Sebuah alas an yang seharusnya tidak saya lakukan jika saya ingin bekerja secara professional dan berkompeten.

Sebuah alas an sederhana, kebetulan saya sebagai seseorang yang membutuhkan alat bantu untuk menambah rasa percaya diri dalam melakukan kegiatan tersebut, namun setelah hampir 20 tahun alat bantu tersebut ternyata harus mengalami gangguan dan harus diperbaiki sehingga saya tidak dapat bertindak secara professional untuk melakukan tugas dan kewajiban yang diberikan yaitu menyampaikan materi sebagai tambahan bekal dan pengayaan pada siswa/I yang siap untuk berangkat kedunia industry dengan kegiatan yang dinamakan praktek kerja industry.

Itulah sebabnya dalam judul tulisan ini saya menyebutkan Tak Layak Disebut Profesional. Hanya karena alat bantu kaki yang patah dan perlu diperbaiki, saya harus tidak dapat melakukan tugas dan tanggung jawab sebagai seorang staff dan mendapatkan julukan guru di hadapan para murid serta kawan-kawan sejawat lainnya. Sungguh tak layak dikatakan sebagai orang yang professional dan berkompeten dengan kondisi dan kenyataan yang dihadapi.

He.. he.. sekedar curhat aja dah, tentang kelemahan diri yang semoga saja tidak melemahkan diri dan orang lain, sekaligus apa yang diceritakan pada tulisan terdahulu bahwa tak selamanya harus original. dan ini terjadi pada diri saya pada salah satu bagian diri saya bukan sesuatu yang original.

Tak Selalu Harus Original

Tak Selalu Harus OriginalOriginal dan bermerk sepertinya sesuatu yang banyak diinginkan.Ada istilah KW1, KW2 dan lain sebagainya seakan orang yang memilih barang dengan kualitas non original hanyalah orang kelas bawah, dan menurut kalangan tertentu mungkin yang dinyatakan dengan KW adalah barang palsu dan melanggar aturan. (tapi sekedar mungkin)


Namun sepertinya tentang kualitas dan merek sangat tergantung dari kemampuan dan keberadaan, saya yakin semua orang menginginkan sesuatu yang berkualitas baik dan original. Tidak ada yang ingin kualitas nomor dua atau selebihnya, ingin memiliki sesuatu yang top dan terbaik.

Jika ditanya tentang original, Kualitas lain selain original atau barang bekas, mana yang akan saya pilih? Saya adalah seorang yang tidak terlalu suka dengan original, meskipun saya menyukai kualitas yang bagus.

Aneh tidak ya? Tidak terlalu suka original tapi menyukai denga kualitas bagus. Apa mungkin kualitas KW dapat menyaman kualitas Original?

Entahlah kalau tentang kualitas, namun yang saya rasakan sesuatu yang bukan original sangat berpengaruh terhadap kehidupan saya. Sesuatu yang tidak original telah mengalami kerusakan, namun mungkin sangat mudah diperbaiki karena onderdil yang dibutuhkan juga bukan peralatan original.

Sejak tadi siang sesuatu yang menemani selama hampir 20 tahun tak dapat lagi bersanding, dan semoga segera dapat dijadikan teman yang selalu setia. Apa itu gerangan? Tunggu saja cerita selanjutnya. Bagi mereka yang sudah dikaruniai sesuatu yang original, rawatlah dengan baik dan selalulah bersyukur dengan karunia dan kemampuan yang diberikan atas sesuatu yang original.

Bincang – Bincang Tentang Kesuksesan

Bincang – Bincang Tentang KesuksesanJam sudah hampir menunjukkan tengah malam, tapi dua lelaki muda itu masih asyik dengan obrolannya. Obralan kesana kemari tak jelas topic pembahasan yang seharusnya. Politik, ekonomi, agama, usaha dan masih banyak permasalahan yang dibicarakan walau tidak jelas ujung pangkalnya. Wong bukan pakar politik, bukan seorang ekonom, juga bukan orang yang alim soal agama dan tidak sedang menjalankan sebuah usaha. Perbincangan tak jelas dan entah kemana arah tujuannya dan hasilnya juga sebatas omong kosong dan hilang ditelap gelapnya malam dalam buaian angin dan larut dalam mimpi masing-masing.

Satu topic yang menjadi hal menarik menurut pengelola Citro Mduro dalam perbincangan tidak jelas tersebut yang hanya menghabiskan beberapa cangkir kopi dan berbatang penghasil asap tanpa harus di dapatkan sebuah kejelasan dari berbagai topic yang dibicarakan. Sebagai kesimpulan tetap atak ada kesimpulan.

Sebuah topic tentang kesuksesan dan orang sukses. Siapa sih sebenarnya orang yang sukses di kampong ini, cetus si A mengawali topic baru tentang kesuksesan dan orang sukses.

Ogah ah, aku tak mau jawab dan menunjuk siapa orang yang menurut saya sukses. Paling-paling ntar juga dibantah ma kamu jawab si B.

Sepertinya perbincangan malam itu bagaikan saling mematahkan pendapat walau tidak seperti dalam sebuah perdebatan antar caleg atau debat presiden yang sering kita tonton di televisi.

Si A mulai menyebut beberapa nama dari yang tergolong memiliki kemampuan financial cukup sampai yang tak tergolong dalam kehidupan garis kemiskinan. Apakah dia, yang sudah memiliki rumah bagus, mobil bagus dan serba baguslah menurut kamu orang sukses, atau dia yang mungkin secara financial tidak memiliki apa yang menjadi standar ukur kesuksesan seseorang secara umum? Tanya si A lagi.

Ogak ah, ntar juga kalau bilang yang itu masih ada bantahan, bilang itu juga ada bantahan. Tapi kalau saya ingat perkataan seorang teman bahwa di kampung ini ada orang sukses. Dan setelah saya amati sekalipun tidak terlalu jauh memang benar juga kata teman itu. Dia bukan tergolong orang kaya, bahkan sangat mungkin dia tergolong orang yang untuk dimakan hari ini harus mencari sekarang, tapi kenapa dia masih sempat untuk berbagi dengan tetangga walau tidak setiap saat. Mungkin beliau bisa dikatakan sebagai orang sukses.

Jadi menurut kamu dia orang yang sukses, Tanya si A. apa yang akan dimakan aja terkadang masih susah. Jadi orang sukses itu rela bersusah diri hanya untuk sekedar berbagi dengan tetangga sekalipun tetangganya tergolong orang yang mampu, begitu???

Auuuukkk, ah… bingung ngomong ma kamu. Selalu dibantah. Ketus si B.

La, katanya kamu ingin sukses. Makanya harus cari contoh dulu seperti apa menurut kita dan menurut orang lain yang dikatakan sebagai orang sukses. Kalau tidak ada tolak ukurnya, kapan kita akan sukses. Maka kita akan selalu gagal dong.

Udah capek, ngantuk aku mau tidur. Kata si B sambil bangkit dari duduknya dan melangkah meninggalkan paseban yang jadi tempat perbincangan malam itu.

Dari sedikit ilustrasi dan ilusi diatas, apa yang menjadi tolak ukur kesuksesan? Harga, kekayaan, jabatan atau hal lain. Nah sebagai penutup dan kesimpulan obrolan malam itu bahwa tidak ada kesimpulan yang dihasilkan.

Mendapat Undangan Reuni, Apa yang Anda Rasakan?

R e u n i kurang lebihnya begitu judul dari tulisan yang sangat singkat tersebut. Posting yang hanya berisi gambar serta beberapa baris kalimat atau kata ya?
reuni

Mendapat undangan reuni.
Apakah yang anda rasakan?

Nggak berani ikutan kuis saya ya?

kurang lebihnya seperti itu hantaman yang ada pada komentar status di dinding facebook dengan update status tertera sebuah nama Citro Mduro.

Sebetulnya bukan kagak berani sich, tapi mungkin takut. Tapi penasaran juga sich tantangan kuisnya. Sebuah link diluncurkan oleh sang penantang, lututpun terasa panas mendapat tantangan tersebut. Dengan mengendarai sepeda ontel mencoba meluncur mendatangi alamat yang diberikan.

Bingung mau ngapain? kuis tanpa aturan, tanpa kejelasan saya harus bagaimana. Kok cuma segini kuisnya menurut pikir saya yang memang lelet selelet koneksi internet yang saya pakai saat ini.

Apakah saya harus menjadi orang pertama yang menyukai tulisan tersebut, seperti yang disarankan? Sepertinya tak mungkin, sudah ada 37 komentar bersarang disana. Terus saya harus ngapain?

Di diskualifikasi sebelum mendaftar jadi peserta karena keleletan yang menimpa. Diminta berkomentar kok malah nanya.

Ooooo, jadi saya berkomentar toh.

R E U N I

Belum pernah secara khusus menghadiri acara reuni berdasarkan sebuah undangan ataupun beberapa buah undangan baik tertulis, tersurat, tersirat, elektronik, lisan ataupun secara pisan.

Bagi saya reuni kapan saja jika ada waktu dan kesempatan. Tak perlu dikemas dan dibungkus dengan beragam acara yang membutuhkan banyak biaya, wong cuma melepaskan rasa kangen setelah cukup lama tidak saling bersua.

Dimanapun, dan kapanpun reunian dapat terjadi. Sering saya mengalami bernostalgia sekalipun hanya melalui lintasa udara yang tak jelas dimana rimbanya, Melalui sms, melalui jejaring sosial setelah melakukan penelusuran cukup lama dan sempat terjadi salah pilih orang. He.. he.. he...

Tapi yang jelasjika mendapat undangan reuni pasti senenglah, paling agak merengut dengan tulisan biaya kontribusi sekian. he.. he...

Mungkin ini yang dimaksud oleh pemilik tulisan tersebut. Biarlah menyalahi aturan main, karena jelas tulisan ini bukan mainan dan tidak dapat dipermainkan.

Membandingkan Speed Koneksi 2 Provider Kehabisan Kuota

Maaf sebelumnya bukan tujuan untuk provokasi, ataupun tujuan sebuah promosi. Tulisan ini hanya sekedar berbagi informasi yang tak perlu direformasi, bahkan sangat mungkin tak layak konsumsi.Kali ini hanya sekedar membandingkan dan dijadikan tulisan, tidak ada tujuan lainnya.

Iseng saja sambil merangkai kata dalam bentuk draft mempergunakan aplikasi olah kata yang banyak dipergunakan, apalagi kalau bukan bisanya dengan aplikasi bajakan besutan Microsoft. Beberapa bulan terakhir memang cukup setia dengan koneksi anti lelet dan super lemot setelah pencapaian batas wajar pemakaian (FUP), si merah dengan slogannya ante lelet FUP 5GB untuk langganan unlimited 100rb, dan ternyata kuota tersebut hanya cukup sekitar 15 hari kurang lebihnya.

Beberapa hari lalu mendengar kabar bahwa si luna memiliki paket unlimited dengan FUP 2 GB dan biaya langganan 50 rb untuk 30 hari, ribu untuk satu minggu. Sebagai coba-coba pilih yang satu minggu aja dech sambil melakukan sedikit perbandingan dengan provider kesetiaan dan perlu latihan kesabaran menunggu proses loading beberapa bulan terakhir.

Al hasil, si luna meskipun sama-sama kehabisan kuota (mencapai batas wajar pemakaian) dengan biaya paket yang dibayarkan, proses speed test berjalan lancar tanpa kendala, sementara si semar masih lengket dengan speed test yang tak jua berakhir sekalipun tulisan ini akan segera diakhiri.

Untuk biaya langganan paket, semar unlimited 50 ribu kuota 2 GB selama 30 hari dan akan mengalami penurunan speed jika batas pemakaian wajar terlampau menjadi 64 kbps dari speed 512 kbps yang dijanjikan. Sementara si luna (Pro XL) speed yang ditawarkan 512 Kbps dan penurunan speed menjadi 64 Kbps setelah batas pemakaian wajar terlampaui.

Namun dari hasil test speed antara Smartfren dan Si Luna cukup berbanding jauh, sebagaimana di hasilkan gambar berikut:
Membandingkan Speed Koneksi 2 Provider Kehabisan Kuota
Hasil Speed Test Dari Luna
Membandingkan Speed Koneksi 2 Provider Kehabisan Kuota
Hasil Speed Test Dari Smartfren
Sepertinya untuk sementara waktu bernostalgia dengan luna kembali aja dech meskipun tidak terlalu cepat yang penting masih bisa update tulisan cerita ringan dan bahasa yang tidak beraturan pada blog yang teramat sangat sederhana ini. Semoga saja proses pemasangan kabel FO (Fiber Optic) yang katanya merupakan proyek provider luna segera terselesaikan dan dapat menikmati akses internet yang memadai dengan tariff yang tidak terlalu mahal dan membuat kantong terasa ringan mendadak.

Segala keputusan terserah anda, silahkan pilih provider terpercaya karena setiap daerah akan memberikan result yang berbeda untuk hasil speed test

Sekedar Membandingkan Saja

Puas dengan kecepatan yang diperoleh setelah melakukan upgrade paket langganan internet smartfren connex evdo menjadi paket unlimited dengan FUP 5GB, tapi sepertinya kepuasan tersebut tidak berlangsung lama seperti yang dibayangkan. Sebelumnya paket unlimited 2 GB drop pada masa aktif kurang sekitar 10 hari, paket inipun drop setelah kurang dari 20 hari, kalau tidak salah paket FUP 5GB diaktifkan pada 6 Februari lalu.

Pemilihan paket 5GB diperkirakan cukup berdasarkan pengalaman 2 GB tidak bertahan 30 hari, tapi kenyataan tidak ada beda dari paket yang diperoleh, penambahan jumlah volume sebesar 3 GB tidak berdampak jauh. Jam tayang tidak jauh beda dengan bulan lalu mempergunakan paket dengan FUP 2GB.

Respon customer service seperti kebanyakan customer service provider lain jika kita hubungi, namun sepertinya link dengan pihak terkait lainnya kurang begitu cepat. Membutuhkan waktu minimal 1x24 jam, sementara untuk provider lain yang pernah saya gunakan sebelumnya (Si Luna), jawaban CS cukup memuaskan, kami akan konfirmasi pada pihak terkait, harap bapak sabar menunggu. Tidak terlalu lama sekitar 5 menit kurang, sudah di dapat jawaban. Tidak ada masalah dengan nomor yang bapak pergunakan, silahkan coba ulang maksimal 4 jam. Sebelum waktu maksimal perubahan sudah di dapat dengan hasil yang memuakan pelanggan.

Bukan selalu mengeluh dengan koneksi yang didapat, tapi memang begitu adanya, sekedar membandingkan saja. Walau pada kenyataannya semua orientasi provider adalah orientasi bisnis, consumen adalah mangsa dari produsen. Bukan kesalahan kawan-kawan yang memanfaatkan celah kosong dari provider untuk dimanfaatkan sebagai internet gratis. Tergantung dari provider tersebut menjaga celah kosong agar tidak mudah dimanfaatkan mereka yang memiliki kemampuan untuk mencari dan menemukan celah kosong dari port koneksi sebuah provider.
Sekedar Membandingkan Saja

Hasil speedtest memang di dapat seperti yang dijanjikan apabila FUP sudah tercapai, namun untuk mendapatkan hasil speedtest harus menunggu lebih dari 10 menit. Sungguh luar biasa dah kecepatannya.

Antara SNMPTN 2014 dan Miss Indonesia 2014

Antara SNMPTN 2014 dan Miss Indonesia 2014Kembali ku tuliskan kata antara. Antara Butuh dan Kebutuhan, dan apakah menuliskan kata antara merupakan salah satu yang aku butuhkan saat ini sehingga kutuliskan lagi kata antara, ataukah kebutuhanku saat ini menuliskan kata antara?Antara keinginan dan kebutuhanpun tak jelas, tiba-tiba saja ingin kutuliskan lagi kata antara sebagai bagian kata pada judul tulisanku.

Biarlah kutitipkan penat yang ada pada kata antara SNMPTN 2014 dan Miss Indonesia 2014, sekalipun aku tak saling mengenal dengan wanita yang disebut sebagai Miss Indonesia 2014 itu, akupun tak pernah melakukan SNMPTN sebelumnya.

Kenapa saya menuliskan judul seperti pada posting ini? Setelah menuliskan tulisan sebelumnya yang juga memakai kata antara, iseng mencoba google.com/trends dan menemukan dua kata yang memiliki tambahan 2014. Timbullah ide untuk menuliskan seperti yang tertera pada judul posting ini.

Sebetulnya ada apa dengan SNMPTN 2014 dan Miss Indonesia 2014? Tentang SNMPTN 2014 masih sedikit nyangkut dalam benak ini. Beberapa hari lalu ada seorang siswa yang menanyakan informasi tentang rekomendasi SNMPTN jalur bidik misi yang kebetulan saya mendapat tugas untuk menyelesaikan proses data pangkalan data sekolah, serta merekomendasikan mereka yang memiliki minat dan layak untuk direkomendasikan.

Tapi tentang Miss Indonesia 2014 tidak ada bayangan sama sekali. Tak ada yang dapat diceritakan tentang Miss Indonesia tersebut dan sedikit enggan untuk melakukan penelusuran tentang trends keyword tersebut dengan koneksi yang kurang bersahabat saat ini.

Jika hanya nyangkut tentan SNPTN 2014, apa yang telah saya lakukan seputar SNMPTN 2014? Sebagai admin yang alhamdulillah mendapatkan kepercayaan menyelesaikan pendataan seputar siswa dan SNMPTN jalur bidik misi di sebuah lembaga, sedikit sedikit saya memiliki pemahaman tentang proses yang sudah saya lakukan pada beberapa langkah awal, langkah-langkah tersebut antara lain:
  1. Entri data sekolah dan siswa, serta nilai siswa dari semester I - V. alhamdulillah proses tersebut sudah dilaksanakan dan menunggu proses validasi atau verifikasi oleh siswa.
  2. Unduh NISN dan pasword siswa. Hal ini agar siswa dapat mengecek nilai yang sudah dimasukkan dan disesuaikan dengan buku rapor, serta melakukan proses validasi nilai yang sudah disesuaikan apabila terjadi kesalahan entri data.
  3. Unduh nilai yang sudah diverifikasi untuk melakukan perangkingan. Proses ini belum tertuntaskan dan harus menunggu proses validasi nilai dari siswa, insya allah proses perangkingan pekan depan sudah bisa dimulai.
  4. Merekomendasikan siswa-siswi yang layak mendapat tunjangan Bidik Misi. Untuk proses ini dari hasil perangkingan nanti sepertinya harus menggandeng pihak BP/BK untuk menentukan layak tidaknya rekomendasi diberikan. Namun secara prinsip ingin memberikan rekomendasi kepada mereka yang betul-betul berniat untuk melanjutkan kuliah. Jika diukur dari tingkat perekonomia melihat kehidupan masyarakat lingkungan siswa-siswi yang ada, layak untuk mendapatkan rekomendasi bidik misi.
  5. Download nomor pendaftaran dan kode akses bidik misi. Proses ini tentunya agar siswa dapat melakukan proses entri data pada laman bidik misi dan memilih universitas yang mereka inginkan. 
Beberapa langkah diatas adalah proses yang sudah dan akan dilalui oleh seorang staff yang hanya bisa melakukan kegiatan online tanpa adanya kemampuan dan kompetensi lain yang memadai. Dari sekarang sampai akhir proses yang direncakan, hanya bisa mendoakan semoga siswa-siswi yang berminat dan betul-betul berniat melanjutkan studi diberikan kemudahan dan kesuksesan. Aamiin.........!!!

Antara Butuh dan Kebutuhan

Antara Butuh dan Kebutuhan
Manusia diciptakan maha sempurna dibandingkan dengan makhluk lain yang diciptaan-Nya. Manusia memiliki hati, rasa, pikiran, dan keinginan. Berbagi unsur dalam manusia berkolaborasi dengan baik sehingga melahirkan manusia-manusia yang beraneka ragam corak dan ragam pola berpikir serta kemampuan dalam menghadap segala macam persoalan dan tantangan dalam kehidupan.

Dalam kehidupan kita sebagai manusia ada kebutuhan yang harus dipenuhi dan tidak dapat ditinggalkan, seperti manusia butuh bernafas, butuh bergerak, butuh istirahat, butuh makan. Namun apakah manusia butuh mobil, butuh pangkat, butuh jabatan atau butuh yang lain-lainnya?

Antara butuh dan kebutuhan berasal dari satu kata yang dikembangkan dengan imbuhan baik berupa awalan atau akhiran, atau antara keduanya digabungkan sehingga dapat merubah penggunaan, arti dan makna kata tersebut.

Ada keinginan, ada pula kebutuhan. Banyak yang dibutuhkan, namun lebih banyak lagi yang diinginkan.

Pada tulisan ini saya hanya ingin menulis. Entah apa yang ingin dituliskan diantara keinginan dan kebutuhan. saya hanya ingin menulis meskipun tulisan ini bukan kebutuhan saya dan bukan pula kebutuhan orang lain, saya hanya ingin mungkin saja butuh untuk menulis sekalipun kebutuhan saya saat ini bukan menulis.

Koneksi Internetpun ada Titipan dan Butuh Pelicin

Alhamdulillah, akhirnya keluhan-keluhan selama ini mendapat jawaban yang cukup memuaskan meskipun sebagai langkah yang harus ditempuh adalah nepotisme ataupun sedikit suat menyuap meskipun bukan sogok dan suap cpns sistem syariah seperti yang pernah saya ocehkan pada salah satu postingan beberapa waktu lalu yang dapat dibaca disini bagi yang berkenan untuk membacanya.Hanya bagi yang berkenan, karena tidak ada paksaan untuk membacanya berhubung juga tulisan asal yang tidak jelas makna serta maksud dan tujuannya.

Jangankan yang lagi hangat dibicarakan beberapa kalangan saat ini, yaitu seputar rekruitmen CPNS khususnya Tenaga Honorer K2, internetpun sangat butuh suap menyuap dan titipan untuk mendapatkan hasil yang seperti diinginkan. Beberapa waktu meluncurkan semacam protes pada provider yang menemani saya berselancar di dunia maya karena kecepatan yang diperoleh tidak seperti yang dijanjikan.

Seperti halnya dengan fenomina birokrasi, (fenomina alam maksudnya) yang sepertinya sudah banyak istilah pelicin agar urusan lancar dan tercapai dengan baik. Internetpun demikian. Saya menitipkan agar nomor yang saya pergunakan mendapatkan perhatian dari provider kebetulan nomor tersebut produk dari smartfren. Jika sekedar menitipkan saja melalui hubungan komunikasi voice ataupun semacam surat dilayangkan sepertinya kurang mendapat tanggapan yang baik, selalu ada jawaban serupa agar mencoba kembali, sedang dalam perbaikan, dan segala macam alasan lain yang diberikan.

Langkah terakhir menjadi pilihan. Sogok saja provider tersebut agar dapat meningkatkan kinerja internet. Ternyata hasilnya luar biasa, hanya dengan beberapa puluh juta saja sudah dapat terjaring dan dapat dinyatakan lulus tes cpns.

Waduh maaf paragraf diatas salah ketik, yang sebenarnya adalah hanya dengan beberapa puluh ribu saja sudah dapat menikmati koneksi internet yang memadai. Jika awal hanya berlangganan paket ala kadarnya, sepertinya dianggap tidak memenuhi standar untuk dipenuhi segala tuntutan, anda harus bayar lebih untuk mendapatkan layanan yang lebih baik, mungkin begitu tanggapan dari provider. Setelah uang pelicin ditransfer serta nomor pendaftaran dikirimkan pula, Tak lama berselang konfirmasipun datang, selamat anda dinyatakan lulus dan silahkan untuk menikmati layanan kami. anggap saja seperti itu bahasanya.

Lumayanlah, jika semula jarum spedometer seakan enggan bergerak, dengan adanya tambahan uang pelicin jarum bergerak dan berhasil tertangkap kamera pengintai
Lumayanlah untuk berselancar dan menulis tulisan yang tidak tentu arah melalui sebuah blog sederhana ini.

Sebagai kesimpulan, untuk mendapatkan koneksi yang memadai dari sebelumnya. Titipkan no pendaftaran anda pada provider melalui costumer service mereka dengan sering menghubungi dan membuat laporan. Jika laporan juga belum mendapatkan tanggapan, berikan tambahan uang pelicin sekalipun bukan berupa sogok dengan upgrade langganan paket anda. dan terbukti seperti yang saya alami, ternyata Koneksi Internetpun ada Titipan dan Butuh Pelicin.

Standar Minimum Menjadi Seorang Blogger

Standar Minimum Menjadi Seorang BloggerSemoga saat tulisan ini terbit, aktivitas Gunung Kelud sudah kembali normal. Abu Vulkanik tidak lagi menyelimuti dan bikin kelilipan. Memang sengaja posting ini diterbitkan secara terjadwal agar tidak sampai ide menulis tentang topik Standar Minimum Menjadi Seorang Blogger lenyap dan sirna dari ingatan ini.

Tulisan ini berawal dari sebuah perbincangan ringan melalui chat sosial media yang populer dengan jutaan pengguna diseluruh dunia. Dalam obrolan melalui tulisan tersebut sebuah pertanyaan sekaligus pujian. "Apa langkah awal menjadi seorang blogger sukses, saya ingin seperti anda".

Jadi tertawa dan malu mendengar pujian tersebut. Benarkah saya seorang blogger yang sudah sukses? Alhamdulillah ternyata ada juga yang menganggap saya sebagai seorang blogger yang telah mencapai kesuksesan dalam dunia blogging dan online. Padahal, dari beberapa blog yang saya kelola trafik blog ya gitu-gitu aja tidak jauh beda dengan trafik blog sahabat blogger yang lain, bahkan mungkin jauh lebih rendah dibandingkan dari blog yang lain. Namun hal tersebut merupakan suatu hal yang patut disyukuri dan merupakan nilai plus walaupun hanya seorang blogger dari ratusan blogger yang saya kenal memberikan predikat saya blogger sukses. Terlebih lagi dengan kualitas tulisan yang lebih sering terlepas begitu saja tanpa jelas arah dan tujuan dari maksud dalam tulisan tersebut.

Saya ingin seperti anda, begitu menurut obrolan tersebut. Jangan dech, jangan menjadi blogger yang seperti saya. Jadilah blogger yang lebih mandiri dan profesional dalam menekuni dunia blogging, menulislah yang lebih baik dan lebih bermanfaat bagi para pembaca.

Oke, kita tinggal seputar omongan yang bikin kepala saya semakin besar dan bengkak tersebut, sekarang waktunya berbagi sedikit tentang Standar Minimum Menjadi Seorang Blogger versi CITRO MDURO, ya versi admin blog ini yang mungkin sangat berbeda dengan versi yang lain.

Pertama.  Langkah awal untuk menjadi seorang blogger adalah harus bisa baca tulis, baca tulis, baca tulis yang dimaksud adalah anda harus bisa membaca, dan menulis. Untuk menulis dalam dunia blogging tentu harus bisa mengoperasikan komputer walau sekedar bisa menyalakan dan mematikan komputer seperti dalam kaos "Sumpah Aku Ini Blogger".

Kedua. Syarat pertama tadi harus bisa baca tulis, tentu menyalakan dan mematikan komputer belum cukup untuk menjadi seorang blogger. Blogging berkaitan dengan mengoperasikan komputer, menjalankan browser internet, dan mengetik huruf demi huruf yang dapat terangkai menjadi kalimat demi kalimat sehingga terbentuk beberapa paragraf yang nantinya mungkin disebut sebagai posting atau artikel. Seorang blogger harus memiliki kemampuan tersebut sekalipun berupa keterampilan mengetik sebelas jari. Namun sepertinya kemampuan mengetik tidak menjadi mutlak, anda dapat menyusun draft tulisan dalam lembar kertas dan meminta bantuan rental untuk mengetik draft tersebut serta membackup file tulisan tersebut dalam bentuk soft copy, tentunya butuh tambahan modal selain modal untuk koneksi internet.

Ketiga. Baca tulis sudah anda kuasai, cara mendapatkan tulisan dalam bentuk ketikan sudah anda miliki, selanjutnya sebagai langkah ketiga sebagai standar minimum adalah memahami cara publikasi tulisan yang sudah diketik tersebut. Jika belum paham buka laman google dan ketikkan cara publikasi artikel pada blog. Jika masih bingung hubungi dokter terdekat untuk mendapatkan obat penenang agar anda tidak streess karena kegiatan blogging.

Ketiga standar minimal tersebut adalah versi saya, anda boleh setuju dan boleh juga tidak menolak standar tersebut. Silahkan anda mencoba untuk menjadi blogger yang berani menulis apa adanya sebelum melangkah pada tulisan yang ada apanya.

Abu Vulkanis Gunung Kelud Bikin Kelilipan

Jam menunjukkan kurang lebih 8 pagi WIB, namun matahari masih enggan menampakkan kegarangan panasnya menyinari pelataran bumi pakong dan sekitarnya. Memantau dari sekitar tempat tinggal dan mengambil gambar matahari yang masih terhalang debu vulkanis letusan gunung kelud. Tidak terlalu tebal abu vulkanis yang menyelimuti awan bumi pakong dan sekitarnya, namun cukup menghalangi garangnya sinar mentari.
Abu Vulkanis Gunung Kelud Bikin Kelilipan
Sinar Mentari Terhalangi Debu Vulkanis
Beberapa menit saja motor parkir di halaman rumah, sudah cukup dipenuhi oleh debu vulkanis gunung kelud yang meletus sekitar jam 11 tadi malam.
Abu Vulkanis Gunung Kelud Bikin Kelilipan
Kurang Lebih 10 Menit Parkit
Beberapa menit lalu berkendara mengantarkan si kecil untuk membeli sebungkus nasi, sepertinya abu vulkanis yang tidak terlihat secara kasat mata tarasa kelilipan dan membuat mata perih. Istilah dalam bahasa madura "JEREPPEN" atau kelilipan.

Harap berhati-hati berkendara untuk daerah Pakong dan sekitarnya, gunakan alat pelindung mata yang cukup seperti Helm berstandar atau pergunakan kacamata, untuk masker tergantung dari selera masing-masing, karena terus terang saya tidak terlalu suka mempergunakan masker saat berkendara (kecuali memang butuh).

Abu Vulkanis Gunung Kelud Menyelimuti Awan Pamekasan Madura

Informasi letusan gunung kelud terdengar pagi hari ini, meskipun kejadian letusan diperkirakan sekitar jam 11 tadi malam. Berdasrkan informasi dari teman yang dihubungi beberapa waktu lalu radius ledakan mencapai 20 Km, namun alhamdulillah kawan yang dihubungi tidak terjadi suatu apapun, sehat wal afiat bersama keluarga.

Pagi hari ini awan di daerah madura, khususnya daerah pakong pamekasan dimana saya berada saat ini awan keputih-putihan menyelimuti dan sedikit terasa adanya abu masuk kerongga hidung dari setiap udara yang dihirup. semalam memang tidak mendengar kabar tentang ledakan gunung kelud karena tidak adanya aktifitas online ataupun menyaksikan berita melalui siaran televisi.

Menurut cerita ibu, abu vulkanis letusan gunung kelud juga pernah sampai di pakong pamekasan madura, namun lebih terasa beberapa tahun silam dibandingkan saat ini.

Abu Vulkanis Gunung Kelud Menyelimuti Awan Pamekasan Madura
Abu Vulkanis Gunung Kelud Menyelimuti Awan Pamekasan Madura
Jadi teringat saudara blogger Djangan Pakies yang berada tidak jauh dari gunung kelud berada. Semoga beliau mendapat perlindungan-Nya, juga saudara-saudara kita yang lain dalam keadaan selamat. Hanya bisa mendoakan dan tidka dapat berbuat lebih.

Nama-nama Peserta Tes CPNS TH K2 Wilayah Madura

Mantengin situs Pengumuman Hasil Tes CPNS Tenaga Honorer K2 dari pagi tadi sampai sedikit lelah, berbatang-batang asap kenikmatan menemani habis terbakar. Namun hasil yang ditunggu terjawab sudah, daftar nama Peserta Tes CPNS Tenaga Honorer K2 Wilayah Madura yang dinyatakan lulus oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi berhasil terunduh walau tertatih tatih.

Mengenaskan…!!! Nama-nama yang tercantum belum ada namaku terpampang disana. Emang lu ikutan bro???

Tidak lulus tes bukan gagal, tapi memang dasar goblok tak dapat mencapai passing grade. Maaf bukan untuk konsumsi orang lain, khusus konsumsi pribadi yang tidak lulus. He.. he.. he.. he… kagak kok, memang belum rejeki kita bukan karena kita bodoh atau alas an apapun ketidak lulusan yang terjadi. Yang penting semangat, tidak lulus TH K2 bukan kiamat, Tuhan memberikan rejeki bukan hanya melalui jalur CPNS, bertebaranlah untuk mendapatkan rejeki dari Tuhan.

Biar tidak terlalu panjang kali lebar dan menjadi semakin luas, berikut file yang dapat diunduh apabila kesulitan mengunduh file dari situs resminya.
  1. KABUPATEN PAMEKASAN 
  2. KABUPATEN BANGKALAN 
  3. KABUPATEN SUMENEP 
  4. KABUPATEN SAMPANG
Selamat bagi yang lulus, dan jangan putus asa bagi yang tidak nyangkut

Kisah Duka Tentang Secangkir Segelas Kopi

Segelas KopiBagi seorang penikmat kopi, hidangan paling mantabs adalah secangkir kopi pans, apalagi bagi seorang pecandu kopi yang akan merasakan sesuatu yang kurang tanpa adanya segelas kopi menemani. Saya adalah salah satu penikmat kopi meskipun bukan pencandu kopi. Dalam keseharian, bagi saya kopi tidak harus ada, sudah merupakan hal yang biasa tentang kopi. Ada syukur dan dinikmati, jika tak ada maka berusaha agar ada.

Sebagai seorang penikmat kopi yang tidak terlalu candu dengan kopi dengankonsumsi kopi hiraian sekitar 2 sampai 3 gelas sehari, ada cerita duka yang ingin diceritakan melalui sebuah tulisan yang tidak dapat dikatakan sebagai bentuk cerita.

Suatu malam lagi begadang dengan urusan social media dan meraup receh dari internet melalui kegiatan blogging. Lagi asyik dengan candaan dengan teman-teman yang sedang online, tiba-tiba ada keinginan untuk menikmati secangkir kopi panas, waktu itu kira-kira hampir jam 1 malam. Tentu harus memanaskan air sendiri dan malakukan oplosan kopi dan gula ala kadarnya.

Bergegaslah menuju dapur untuk menyalakan kompor dan memanaskan air satu gelas lebih sedikit dengan pikiran agar satu gelas nanti tetap penuh dan tidak terlalu banyak air panas yang berlebih. Hitung-hitung ngirit dan lebih cepat menurut hemat saya.

Setelah air mendidih, saya ambil sebuah gelas kaca, clingak clinguk mencari tempat bubuk kopi dan gula tersimpan, dan akhirnya berhasil juga ditemukan. Al hasil stok bubuk kopi dan gula betul-betul menipis, tak cukuplah untuk segelas penuh. Tanpa pikir panjang yang penting bisa menikmati kopi panas sekalipun tidak harus satu gelas penuh.

Dimasukkanlah bubuk kopi yang tidak sampai satu sendok tersebut kedalam gelas dan sisa gula yang ada. Agar mendapatkan kopi panas kental dan nikmat, maka air jangan sampai penuh pikir saya. Dituanglah air yang sudah mendidih tadi kedalam gelas yang didalamnya sudah terisi kopi bubuk dan gula.

Dasar memang bukan rejeki. Pas hampir mencapai ukuran cukup berdasarkan takaran otak saya air yang dituang kedalam gelas. Tiba-tiba gelas kaca pecah dan tidak sedikitpun tersisa di dalam gelas setelah memecahkan diri menjadi dua bagian. Memang sudah bukan rejeki untuk menikmati kopi panas dini hari.

Akhirnya tak jadilah menikmati kopi yang diinginkan, melangkah pergi meninggalkan dapur yang meninggalkan kisah duka dini hari ini. Kembali terduduk menghadapi layar monitor dan beberapa notifikasi yang ada. Tanpa ditemani kopi yang diinginkan, akhirnya terlelap ditempat duduk sambil dipandangin photo propil teman-teman di halaman facebook sampai tak terasa waktu subuh hampir sirna.

Pacaran Bukan Salah Satu Cara Move On

Selamat pagi dan selamat beraktifitas untuk semua sahabat yang menyempatkan diri untuk melintas di laman sederhana ini diantara sela-sela aktifitas hari pertama pada pekan ini. Seperti biasa memulai aktifitas pagi dengan kegiatan rutin meskipun agak terlambat dilanjutkan dengan secangkir kopi dan beberapa batang asap kenikmatan dan itu sudah berlangsung beberapa jam yang lalu.

Saat ini sudah lain cerita, disela-sela kerjaan untuk update informasi dan seputar pangkalan data sekolah dan siswa, menyempatkan diri untuk menulis meskipun sekedar tulisan ringan sambil menunggu setoran data yang akan diupdate.

Move on, cukup lama mengenal istilah ini, namun terus terang baru kali ini perduli dengan istilah yang satu ini, sekalipun maksud dari kata tersebut belum terlalu paham. Beberapa waktu lalu membuka facebook dan menemukan sebuah update yang kurang lebihnya sebagai berikut:
Menerima Cinta yang baru tanpa mengenal pribadinya lebih dahulu bukan cara untuk move on melainkan cara untuk terluka lagi …..
Move on, move diartikan berpindah, on diatas atau entah apapun maknanya. Move on artinya bergerak keatas atau menuju pada sesuatu yang lebih baik.

Membaca sepenggal kalimat yang dijadikan quote, jadi teringat pada perbincangan beberapa tahun lalu dengan seseorang yang menurut saya memiliki pemahaman tentang syariat dan agama. Menurut beliau cita itu tumbuh setelah saling mengenal satu dan yang lain, dan itu dapat timbul setelah kehidupan berkeluarga. Dalam kehidupan berkeluarga antara satu dengan lain akan saling mengenal satu dengan yang lain lebih dalam dan jauh.

Bagaimana dengan pacaran, apa tidak bisa mengenal lebih dalam diantaranya? Tentu saja bisa, namun masih ada batasan dalam masa pacaran jika kita masih ingat dengan larangan dan dosa yang harus dihindari. Semasa pacaran tentu tidak bisa mengenal lebih dalam dan terlalu dalam, kalau sudah sangat dalam mengenal berarti buka lagi pacaran.

Sebagai kesimpulan jika ingin move on dan tidak lagi terluka, hindari pacaran. Menikah sebagai pilihan dan pacaran setelah menikah. Setuju ataupun tidak postingan ini sudah terpublikasikan. Mohon maaf jika kurang berkenan.

Kata om Mario yang tidak ada hubungan family dengan saya, Cintailah dengan sepenuh hati, dan jangan mencintai dengan sepenuh jiwa agar kau hanya merasakan sakit hati jika putus cinta bukan lagi sakit jiwa. Pacaran bukan move on, tapi masih bouncing dan berputar dengan urasan pacaran belum menuju ke arah yang lebih baik.

Analisa Bounce Rate Melalui Histats

Bounce atau pentalan yang dimaksudkan adalah pengunjung yang langsung meninggalkan blog sebelum blog tersebut terbuka dengan sempurna (load 100%). Semakin tinggi nilai bounce menurut saya tentu kurang bagus sebagai tolak ukur kualitas blog. Sebagai analisa awal ada beberapa hal yang menjadi penyebab tingginya angkat bouce (pentalan).
  1. Loading blog yang terlalu berat. Blog yang lama terbuka akan menjadikan pengunjung langsung meninggalkan situs tersebut. Sebagai tolak ukur kita sendiri jika mengunjungi sebuah laman, jika terlalu lama terbuka maka akan langsung kita tinggalkan untuk membuka laman yang lain. Hindari loading blog yang terlalu berat dengan membuat css dan java script yang tidak terpakai. untuk memberikan masukan, bagaimana menurut anda tentang loading blog ini?
  2. Konten yang tidak berkualitas. Pengunjung yang datangnya melalui mesin pencari, tentu mengharapkan sebuah informasi yang dibutuhkan berdasarkan kata kunci yang diketikkan pada mesin telusur. Apabila yang dikunjungi tidak memberikan informasi yang dibutuhkan, tentu akan ditinggalkan begitu saja untuk mendapatkan informasi yang sesuai. Benar kata para sesepuh blog, bahwa Content Is King. Sebagai blogger kita harus menentukan target. Apa yang kita targetkan? Pembaca atau robot mesin pencari? Tentu banyak jawaban yang memilih pembaca dan robot mesin pencari. Konten yang menjadi top rangking dan diminati para pembaca. Bagaimana dengan kualitas konten blog ini. Sepertinya biasa-biasa saja dengan kualitas tulisan ataupun kualitas SEOnya.
  3. Pernak pernik yang tak bermanfaat. Ada sebagai blogger yang menginginkan tambahan penghasilan melalui kegiatan blogging dengan menambahkan script iklan atau banner yang dapat memberikan tambahan penghasilan. Namun jika penempatan kurang baik maka hal tersebut dapat menyebabkan pengunjung tidak betah berlama-lama, terlebih lagi langsung dihadang oleh pop up iklan pertama kali masuk (pengalaman pribadi). Tempatkan iklan sewajarnya saja, jika pada blog ini penempatan iklan tidak wajar dan mengganggu para pengunjung untuk menikmati alunan cerita yang tidak jelas, mohon masukannya.
Tentu masih banyak lagi faktor yang menjadi penyebab tingginya bounce (pentalan). Yang terlintas dalam benak saya hanya tiga faktor meskipun banyak faktor lain yang belum saya ketahui. Namun sebagai kenyataan bahwa nilai bouce (pentalan) CITRO MDURO mencapai angka diatas 80% seperti dilaporkan pada histats melalui gambar berikut untuk dua bulan terakhir.
Bounce Rate for last 2 months
Meskipun tidak bermanfaat, yang penting sudah dapat update posting dengan koneksi yang katanya akan upgrade teknologi menjadi 4G LTE

Smartfren Tingkat Teknologi dengan Siap Beralih Pada Teknologi 4G

Smartfren si Anti LeletBerdasarkan informasi yang dirilis sebuah portal berita yang cukup terkenal di negeri ini, Smartfren sebagai provider perama yang mempergunakan teknologi EVDO Rev. B Fase 2 sedang mempersiapkan diri untuk mengimplementasikan teknologi 4G LTE (Long Term Evolution), tentu tujuannya untuk meningkatkan kualitas layanan data dan semakin menuju sloga anti lelet.

Saya hanyalah seorang blogger yang sekedar menulis meskipun salah satunya merupakan sebuah ungkapan kekecewaan terhadap sebuah layanan provider yang penuh dengan slogan. Anti Lelet, dan saya yakin siapapun para pengguna internet sangat anti dengan lelet. Saya, anda, dan semuanya sangat anti dengan lelet. Maksudnya ogah dan enggan dengan koneksi yang lamban dan lemot.

Beberapa waktu lalu saya mengirimkan semacam ticket yang berisi keluhan sekaligus pertanyaan tentang layanan paket yang saya pergunakan. Dari ticket yang dikirimkan beberapa jam kemudian mendapat balasan agar saya melengkapi detail yang dibutuhkan dengan menyertakan data pendukung tersebut sebagai attachment. Padahal saya sudah memasukkan screen shoot signal bar yang terdapat serta hasil test speed, tapi kenapa masih harus melengkapi data-data dan salah satunya adalah data yang telah saya lampirkan.

Membaca layanan data dan paket yang cukup untuk penggunaan internet yang saya butuhkan, akhirnya saya menjatuhkan pilihan pada paket unlimited 100 rb sekaligus upgrade paket memang ada peningkatan, namun pada waktu tertentu. Bahkan pada waktu yang menurut saya tidak terlalu banyak pengguna kecepatan malah lebih parah. Kuota 5 GB, dan akan mengalami penurunan speed setelah batas tersebut tercapai, belum seperlima saja sudah susah payah.

Boleh meningkatkan teknologi untuk memberikan kenyamanan pelanggan, namun proses maintenance apa harus dilakukan setiap saat dan jawaban tersebut selalu ada pada beberapa ticket yang saya kirimkan. Entahlah. Semoga posting ini tidak mengalami kendala untuk proses publishnya

Pengumuman Hasil Tes CPNS Honorer K2 Memang Mantabs

Tulisan tadi pagi bukan ada niatan untuk mengecewakan para pengunjung dengan membidik kata kunci yang sepertinya lagi trend pada tanggal 5 Februari 2014. Hal tersebut terjadi begitu saja sembari mencoba mengkorek informasi seperti yang diinginkan teman-teman tadi pagi sampai siang. Berhubung pengumuman juga belum nongol sampai detik ini, tadi terbitlah tulisan tersebut yang langsung diberi Judul Pengumuman Hasil Tes CPNS Honorer K2 2014.

Memang tidak ada hasil pengumuman yang dipublikasikan pada posting tersebut, dan sangat mungkin para pengunjung yang sempat terdampar kecewa dengan kejadian ini. Semoga kekecewaan anda segera terbalaskan dengan mendapatkan hasil seperti yang anda harapkan.

Kembali kepada topik Keyword Pengumuman Honorer K2. Sepertinya memang menjadi trending keyword untuk saat ini dari sekitar 600 ribu peserta tes jalur K2 yang ingin mendapatkan hasil yang ditunggu, meskipun tidak semua para peserta mempergunakan internet untuk mendapatkan informasi. Anehnya, CITRO MDURO jika di telusuri dengan keyword yang tertanam persis seperti judul teresbut telah menjadi top post kedua pada hari ini setelah gambar hot anak sma. Jika diamati dari statistik pada dashboard yang berhasil saya tangkap seperti gambar berikut
Pengumuman Hasil Tes CPNS Honorer K2 Memang Mantabs
Mencoba menelusuri pencarian google dengan KW Pengumuman Honorer K2, didapatkan hasil hampir 1 juta pada browser yang saya gunakan, meskipun setelah di klik pada bagian top ranking belum dapat terbuka sementara sambil menuliskan posting ini.

Sebagai kesimpulan sebelum saya akhiri posting ini. Untuk mendapatkan trafik blog, kita harus belajar mendapatkan kata kunci yang lagi trending dan banyak dicari orang. Dengan demikian kemungkinan bersaing pada hasil pencarian akan lebih besar sekalipun tidak masuk pada top ten search result. Terlebih lagi jika didukung dengan kemampuan teknik optimasi untuk bisa menduduki peringkat teratas.

Akhirnya, saya sudahi tulisan ini, semoga kawan-kawan yang sedang menunggu hasil pengumuman di seluruh negeri ini tetap sabar dan selalu berdoa semoga harapan akan sesuai dengan kenyataan.