Tak Lepas dari Urusan Balapan

Tak Lepas dari Urusan BalapanSore menjelang magrib duduk sendiri di beranda rumah sambil menikmati secangkir kopi yang masih hangat sore hari. Menyantaikan diri sambil menunggu bedug magrib tiba, bukan untuk menunaikan ibadah buka puasa, selagi masih ingat dan diberikan kesempatan ingin menunaikan ibadah sholat magrib saja meskipun masih belum diberikan hidayah untuk melangkahkan kaki menuju masjid untuk sholat berjemaah.

Pada dasarnya memang belum tergolong orang yang taat dan tawadduk dalam beribadah dan masih terlalu sering meninggalkan kewajiban sebagai manusia yang mengaku beragama. Loh kok malah ngelantur ni tulisan menyimpang jauh dari topik yang ingin diceritakan seperti judul yang telah direncanakan.

Saat sendiri sambil menghisap asap dari lintingan dalam negeri teringat pada masa lalu. Masa-masa masih aktif sebagai salah satu pengguna radio amatir sekalipun tanpa legalitas dan ijin on air. Waktu ini masih suka utak atik dan belajar dunia elektronika. Berbaur dengan frekuensi rendah (Short Wave) dengan perangkat elektronik sederhana mencoba belajar tentang utak atik oscilator, stabilator tegangan. Dan dari situlah mulai mengenal komponen elektronika dan belajar mempergunakan solder.

Tak lepas dari urusan balapan. Jika dengan frekuensi di radio amatir, urusan balapan apaan? Waktu itu jika sedang mengudara bersama baik dengan kawan-kawan lokal maupun interlokal dari belahan local daerah bahkan propinsi lain waktu itu. Bahkan sudah pernah menjalin komunikasi dengan kawa-kawan dari tanah Sumatera, walaupun tanpa saling bertatap muka diantara satu dengan lainnya, namun candaan dan guyonan dunia on air waktu itu telah memberikan warna kehidupan. Tak jarang pula saling adu kekuatan pemancar yang dipergunakan. Satu orang breaker (sebutan untuk pengguna radio amatir waktu itu) memonitoring dari beberapa breaker lain yang sedang on air bersama pada satu frekuensi. Dihasilkan suara yang amburadul jika beberapa pemancar bertumpuk dalam satu frekuensi (krodit), namun pemancar yang terkuat akan mencuat dan memonopoli modulasi pada frekuensi tersebut.

Balapan dunia on air tidak membahayakan bagaikan balapan liar di jalanan, namun juga ada keasyikan tersendiri setelah mendengarkan rekaman hasil balapan yang diputar oleh breaker yang menjadi juri. Memang tidak ada hadiah dari balapan tersebut. Hanya kepuasan tersendiri dari hasil recording yang dipancarkan ulang setelah lomba dalam hitungan detik dilakukan.

Beberapa tahun berlalu, dan tak lagi bersentuhan dengan pemancar radio amatir setelah semua perangkat saya lelang. Tak lama kemudian saya mengenal computer dan internet. Berawal dari sekedar membuat email dan chating mempergunakan yahoo messenger sekalipun dengan teman dekat dan sangat dekat dalam satu area yang kebetulan belajar membuat email dan mempergunakan yahoo messenger. Beberapa tahun kemudian kenal dengan blogging dan blogwalking, disusul lagi dengan sedikit pengetahuan tentang SEO yang menurut saya masih penuh dengan rahasia (secret) dan teka-teki.

Dalam dunia blogging dan online ternyata masih juga tak dapat lepas dari urusan balapan. Menurut saya masih saja urusan balapan, meskipun dengan teknik dan cara serta hasil yang berbeda. Dalam dunia blogging dan internet, balapan untuk masuk pada halaman pertama hasil pencarian google, bahkan jika perlu masuk sebagai Top Rangking Google. Seakan hidup ini tak lepas dari balapan, selalu bersaing dan berlomba untuk menjadi yang terbaik meskipun standard an skalanya berbeda-beda.

Betul tidak ya, soal SEO juga bisa dikatakan balapan? Lain ladang lain belalang, lain pula mungkin tanamannya.
Sebagai penutup artikel kali ini, saya mengucapkan banyak terima kasih atas kesediaan para sahabat untuk mengunjungi Blog CITRO MDURO dan membaca tulisan yang bertajuk Tak Lepas dari Urusan Balapan, walaupun bukan tulisan insiratif dan kurang inovatif yang dapat memberikan inspirasi bagi para pembaca ataupun anda sekedar lewat karena tersasar dan terdampar pada tulisan tersebut. Kami sangat berterima kasih karena anda sudah berkenan walaupun mungkin sangat terpaksa. Silahkan tinggalkan jejak anda untuk menjalin silaturahmi, atau temukan yang anda cari melalui G O O G L E dan salam jabat erat dari PAMEKASAN MADURA

0 komentar:

Posting Komentar