Masih Pantaskah Mengaku Sebagai Blogger

Paling tidak mengaku sebagai blogger pernah memiliki kesempatan menuangkan kata-kata yang mungkin saja dari sebagian kata merupakan curahan isi hati. Paling tidak pernah memiliki karya yang tidak terlalu baik dengan kata-kata indah yang puitis dan romantis. Paling tidak pernah membuat sebuah gambar yang merupakan sejarah karya terbesar yang penah dimiliki.

Fast Track Guide Internet Marketing

Sejatinya menurut saya Fast track guide internet marketing yang mudah adalah mempergunakan logika, insting, dan keyakinan. Tetap pada prinsipnya, apapun yang kita jual selama memberikan manfaat akan tetap laku dan bertahan dalam jangka waktu yang lama

Cara Mudah Cek Backlink

Update algoritma menyatakan artikel terbaru dengan kata kunci serupa akan mendapat kesempatan masuk halaman pertama hasil pencarian (SERP)

Best Free SEO Tools For Blogger and Internet Marketing

Trafik yang lumayan dengan kisaran visitor 10K dan page view 30K. Tentu hal tersebut bukan semata karena keberhasilan trik SEO yang diterapkan, bisa jadi karena sebuah hal tersembunyi yang merupakan rahasia yang sulit dipecahkan dan tidak dapat ditemukan secara teoritis mempergunakan mesin pencari seperti apapun.

Memahami Duplicate Content dan How to Solve It?

Sebenarnya apa yang dikatakan dengan Duplicate Content? Ada berbagai descripsi yang menjelaskan tentang definisi duplikat konten. Ada yang menafsirkan adalah kesamaan konten atau konten serupa dalam hasil pencarian mesin pencari yang memberikan definisi sama dari web yang berbeda.

Harga Sebuah Kebebasan Berpolitik

Pemilu LuberKehidupan politik, kehidupan yang seakan penuh dengan trik dan intrik. Penuh cara untuk tercapainya sebuah tujuan dan mengantongi status kesuksesan. Berbagai cara serta metode demi pencapaian sebuah tujuan tersebut. Terkadang trik dibarengi dengan intrik.

Trik dan intrik seakan tak dapat terpisahkan, ada cara didalam sebuah metode untuk lebih melancarkan sebuah teknik pencapaian suatu tujuan. Kampanye menyampaikan orasi politik sebagai salah satu trik untuk mendapatkan simpatik dari para pemilih. Hal tersebut merupakan sesuatu yang sering kita jumpai dan kita dengar. Program kerja yang luar biasa dan ditargetkan demi mencapai dukungan dari khalayak.

Intrik dari sebuah kampanye dalam bentuk kampanye dama, memberikan uang saku sebagai bekal untuk menuju tempat pemungutan suara. Bukan money politik, namun bekal yang diberikan para kandidat untuk para calon pemilih. Tak jarang satu pemilih mendapat bekal dari beberapa kandidat. Bahkan yang lebih unik adanya tawar menawar antara tim kandidat dengan calon pemilih. Semacam tawar menawar harga uang saku yang akan diterima.

Apakah hal tersebut merupakan sesuatu yang salah? Jika hal tersebut merupakan sebuah kesalahan, siapa yang patut dan seharusnya disalahkan? Kandidat atau para calon pemilih?

Disebuah daerah bahkan sempat terdengar adanya pengembalian uang saku jika uang saku yang ditawarkan kandidat lain lebih tinggi. Hari itu juga uang saku yang telah diterima dikambalikan melalui tim yang menyampaikan uang saku tersebut. Uang saku yang dikembalikan, bukan money politik yang banyak diisukan. Tak ada money politik karena mereka para calon pemilih tidak ada kontrak politik dengan para kandidat.

Berapa harga yang ditawarkan? Masing-masing daerah memiliki nilai dan harga yang beragam. Di satu daerah berada pada kisaran angka 25-50 ribu untuk kandidat daerah terbawah, namun lebih rendah lagi semakin tinggi tingkat strata daerah yang lebih tinggi dan cakupan lebih luas. Sementara di daerah lain tersebar kabar kisaran diatas 50 sampai dengan angka 150. Hemmmm, inikah harga sebuah kebebasan berpolitik?

Arti Kebebasan Berpolitik

Pemilu LuberPemilu bergaung dan menggema hampir keseluruh pelosok negeri. Pemilu dengan asas demokrasi dan slogan LUBER yang diartikan Langsung Umum Bebas dan Rahasia atau diartikan secra khusus yang berarti meluap?

Pemilih diberikan kebebasan yang menjadi rahasia pribadi untuk menyalurkan inspirasi dalam menentukan pilihan, tanpa adanya intimidasi dari pihak manapun. Benarkah hal tersebut terjadi dan berlaku dinegeri ini?

Nan jauh disana, disebuah negeri dongeng masyarakat diberikan kebebasan untuk memilih tanpa harus ada intimidasi ataupun iming-iming, alih-alih adanya pertukaran sebagai harga sebuah pilihan. Itu hanya berlaku di negeri dongeng. Bagaimana dengan negeri ini?

Hampir semua lapisan masyarakat sudah mengenal demokrasi, kebebasan berpendapat, bersuara dan memilih. Bebas jauh dan seakan tidak ada batas sehingga tidak dapat dibedakan dimana jalur politik, jalur pendidikan, jalur ekonomi, sosial, kultur dan budaya bahkan religius. Berbaur dalam satu kesatuan yang sulit dibedakan.

Menyatu dalam satu kepentingan dan tujuan yang sama, meningkatkan kesejahteraan, kemamuran, dan keadilan dalam masyarakat, dengan meningkatkan tingkat perekonomian dan tetap mempertahankan kultur budaya masing-masing serta menanamkan nilai religius di dalamnya.

Sebuah perpaduan yang komplek dan beragam dengan memasukkan berbagai unsur untuk sebuah tujuan mulia, memajukan bangsa yang akan berakibat positif bagi peningkatan ekonomi dan kesejahteraan secara global. Katanya!!!!!!!

Kultur, sosial, ekonomi, bahkan relegius. Betulkah merupakan sebuah tujuan? Atau sekedar kendaraan yang memiliki banyak roda untuk mengantarkan sebuah paket kesuksesan pada tempat dan tujuan dengan lebih cepat? Entahlah. Dimana letak kebebasan berpendapat, dimana titik kerahasiaan dalam menentukan pilihan. Tanpa intimidasi yang mengancam sekalipun tidak secara nyata. Intimidasi secara moral mungkin akan lebih berkibat fatal dalam mengarungi duni politik yang berisi banyak unsur dan faktor untuk mendapatkan kendaraan dengan banyak roda yang dapat bergerak cepat demi tercapainya tujuan dan terminal terdekat.