Keren Tanpa Rokok Hashtag Hari ini 31 Mei

Great Taste - Citro MduroPantesan aja pada nangkring hashtag #KerenTanpaRokok. Bicara masalah keren, sebetulnya bukan masalah rokok atau tidak merokok. Kalau memang pada dasarnya sudah keren, tanpa rokokpun akan tetap keren, begitu sebaliknya. Hancur tidak akan menjadi keren hanya dengan rokok.

Saya adalah seorang perokok. Mengenal rokok dan menjadi perokok kurang lebih sekitar 20 tahun yang lalu. Cukup lama menjadi seorang perokok dan menciptakan perokok-perokok pasif lain yang berada disekitar yang ikut menghisap asap racun katanya yang telah disebarkan setiap harinya.

Tidak mau berdebat dengan para anti rokok yang lainnya. Mungkin bagi mereka para anti rokok, asap rokok sangat membahayakan dan sangat menggangu kesehatan yang menyebabkan polusi udara dari asap yang ditimbulkan serta banyak hal lain yang ditimbulkan oleh perokok. Bahkan berbagai macam penyakit dapat disebabkan rokok bagi perokok aktif maupun pasif. Kampanya anti rokok dengan bahasa yang sangat mengerikanpun digalakkan. Rokok Membunuhmu.

Berdasarkan hasil penelitian, porokok pasif lebih rentan dibandingkan dengan perokok aktif. Seharusnya kampanya tersebut bukan ROKOK MEMBUNUHMU, tapi ROKOK MEMBUNUHNYA.

Udahlah, saya lebih setuju dengan pendapat salah seorang ulama yang sempat saya jumpa. Menurut beliau, bagi saya rokok itu haram. Bukan berarti beliau mengharamkan rokok secara global, namun haram bagi dirinya. Sementara bagi saya Rokok itu kebutuhan dan saya butuhkan.

Sebagai kebutuhan sepertinya rokok harus selalu ada setiap waktu, namun mengingat di waktu Ramadhan kebutuhan pokok seperti makan dan minum harus kita tinggalkan sementara waktu, maka seharusnya rokok sebagai kebutuhan juga harus ditinggalkan beberapa waktu. Makan dan minum bagi kalangan tertentu juga bukan hal yang rutin sekalipun merupakan kebutuhan pokok manusia dalam kehidupan ini.

Menyimak dari apa yang saya lihat, apa yang saya dengar. Yang terpenting adalah bukan bagaimana saling menjatuhkan dengan berbagai argumentasi antara golongan yang pro dan kontra terhadap rokok. Kita ambil sisi positif dari sebatang rokok bagi seorang perokok dan harus dapat menahan diri bagaimana kita tidak mengumbar keinginan untuk merokok. Seberapa kuat seorang perokok untuk menahan keinginan untuk tidak merokok, dan bukan melakukan balas dendam dengan menghabiskan berbatang-batang rokok karena seharian tidak merokok selama puasa.

Hal yang berlebihan meruapakan sesuaatu yang kurang baik, pergunakan sesuai kebutuhan Insya Allah Rokok akan berdampak baik bagi kesehatan maupun bagi perekenomian negeri ini. Tidak harus bersusah payah untuk berhenti merokok, tapi sedikit merubah mindset kita sebagai perokok untuk belajar menahan hawa nafsu untuk merokok, belajar menahan hawa nafsu untuk membantah mereka para anti rokok, belajar untuk menahan emosi dan tidak marah karena kesalahan kita yang telah mengganggu ketenangan mereka para anti rokok.

Marilah kita sebagai perokok belajar untuk menahan diri agar merokok kita menjadi ibadah, dan setiap apa yang kita lakukan merupakan sesuatu yang memiliki nilai ibadah, sehingga akan terjadi Berhenti Merokok itu Sangat Nikmat.
Sebagai penutup artikel kali ini, saya mengucapkan banyak terima kasih atas kesediaan para sahabat untuk mengunjungi Blog CITRO MDURO dan membaca tulisan yang bertajuk Keren Tanpa Rokok Hashtag Hari ini 31 Mei, walaupun bukan tulisan insiratif dan kurang inovatif yang dapat memberikan inspirasi bagi para pembaca ataupun anda sekedar lewat karena tersasar dan terdampar pada tulisan tersebut. Kami sangat berterima kasih karena anda sudah berkenan walaupun mungkin sangat terpaksa. Silahkan tinggalkan jejak anda untuk menjalin silaturahmi, atau temukan yang anda cari melalui G O O G L E dan salam jabat erat dari PAMEKASAN MADURA

0 komentar:

Posting Komentar